Please pay attention mentioned from blog of neighbour…. Bang Naip received email from his colleague, Rudiansyah, who live and work in Bontang, East Kalimantan. Contents of his email in English as follows:

bananaestatelogo

On a sunny day, after long discussion in between thirteen nice guys to develop the area in Ciputat area, Tangerang – Indonesia, finally the region was owned via Notarial Deed on December 6, 2005. Thirteen nice guys as shareholders were declared as an member of Banana Estate.

Over the years, the member has almost completed the projects. The building have been featured in modern and classical architect design, also known as combination modern minimalist design or classic tropical Mediterranean design. This area well known as Banana Estate 1st, The New Jakarta Townhouse 1.

Baca entri selengkapnya »

Engga terasa mulai lagi deh….gemuruh Java Jazz 2014….mulai berdentang memberikan tanda-tandanya. Memberikan tanda nuansa musik Jazz pada relung-relung insan pencinta dan pemerhati musik Jazz dunia…..
Oke…..let’s go…keep’n spirit of Jazz lovers…
Pesta musik Jazz, the Jakarta Internasional Java Jazz Festival 2014 akan menggelegar selama tiga hari di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, 28 Februari hingga 2 Maret 2014.
Artinya per hari ini, tinggal 71 hari lagi menurut count-down situs resmi Java Jazz di http://javajazzfestival.com.

Courtesy javajazzfestival.com

Courtesy javajazzfestival.com

Brazilian music, smooth Jazz, dan straight ahead Jazz dengan nuansa desain Jawa Baca entri selengkapnya »

Kini tiba lagi menjelang Ramadhan di tahun 2013, 1434 Hijriyah. Beberapa hari lagi kita memasuki bulan penuh berkah. Marhaban Yaa Ramadhan.
Seandainya ada perbedaan mulainya hari berpuasa di Indonesia, tanpa kita pedulikan perbedaan yang ada… karena yang penting niatnya sama… yaitu melaksanakan ibadah sesuai rukun Islam.
%40masediDOTnet

(@courtesy masedi.net)

Seperti biasa… dalam kesempatan yang baik ini, segenap tim Jazz Kaltim memohon maaf lahir dan bathin Baca entri selengkapnya »

courtesy flickrDOTcom

courtesy flickrDOTcom

Jakarta International Java Jazz Festival 2013 yang diselenggarakan 1-3 Maret 2013, dihadiri musisi besar Dave Grusin dengan membawa anak emas gitaris Lee Ritenour.
Tampil pada 2 hari Java Jazz Festival 2013, di hari ke-1 Jumat 1 Maret 2013 dijadwalkan pukul 22.00 – 23.15 dan hari ke-2 Sabtu 2 Maret 2013 dijadwalkan pukul 19.00 – 20.15. Semuanya di BNI Hall A3.
Tulisan ini seri terakhir dari 3 serial tulisan yang dimuat sambung menyambung sampai selesai ini.
Lee Mack Ritenour kelahiran 11 Januari 1952 adalah gitaris “emas” jazz Amerika yang telah membuat rekaman lebih dari 42 album. Muncul di lebih dari 3000 sesi musik dan telah membuahkan top hits chart lebih dari 30 hits lagu-lagu instrumental dan vocal sejak tahun 1976.
Salah satu smash hits yang paling populer adalah lagu “Is It You” pada tahun 1981. Ritenour dianggap pelopor dalam genre musik Contemporary Jazz and jazz-funk.
Majalah Guitar Player memberikan penghargaan kepadanya Lifetime Achievement Award tahun 2010. Albumnya yang sangat diakui dunia dan populer pada tahun 2010, Lee Ritenour’s 6 String Theory Baca entri selengkapnya »

courtesy enDOTwikipediaDOTorg

courtesy enDOTwikipediaDOTorg

Jakarta International Java Jazz Festival 2013 yang diselenggarakan 1-3 Maret 2013, dihadiri musisi besar Dave Grusin dengan membawa anak emas gitaris Lee Ritenour.
Tampil pada 2 hari Java Jazz Festival 2013, di hari ke-1 Jumat 1 Maret 2013 dijadwalkan pukul 22.00 – 23.15 dan hari ke-2 Sabtu 2 Maret 2013 dijadwalkan pukul 19.00 – 20.15. Semuanya di BNI Hall A3.
Tulisan ini seri ke-2 dari 3 serial tulisan yang dimuat sambung menyambung sampai selesai.
Robert David “Dave” Grusin, kelahiran 26 Juni 1934 adalah seorang komponis, arranger dan pianis Amerika. Grusin telah menyusun skor musik di banyak film dan televisi, dan telah memenangkan berbagai penghargaan untuk soundtrack dan album rekaman, termasuk beberapa Academy Award dan 12 Grammy Award. Dave memiliki karir album rekaman yang sangat produktif sebagai artis musik, arranger, produser dan produser eksekutif.
Lahir di Littleton, Colorado, ia belajar musik di University of Colorado, Boulder dan dianugerahi gelar sarjana pada tahun 1956. Dia menghasilkan single pertamanya, “Subways Are For Sleeping” pada tahun 1962 dan menyusun skor musik untuk film pertamanya, Divorce American Style lima tahun kemudian Baca entri selengkapnya »

courtesy vervemusicgroupDOTcom

courtesy vervemusicgroupDOTcom

Jakarta International Java Jazz Festival 2013 yang diselenggarakan 1-3 Maret 2013, dihadiri musisi besar Dave Grusin dengan membawa anak emas gitaris Lee Ritenour.
Tampil pada 2 hari Java Jazz Festival 2013, di hari ke-1 Jumat 1 Maret 2013 dijadwalkan pukul 22.00 – 23.15 dan hari ke-2 Sabtu 2 Maret 2013 dijadwalkan pukul 19.00 – 20.15. Semuanya di BNI Hall A3.
Tulisan ini seri pertama dari 3 serial tulisan yang dimuat sambung menyambung sampai selesai.
Dave Grusin lah yang menggelorakan era jazz fusion melalui imperium rekaman GRP. Pianis pendiri Grusin Rosen Production (GRP) ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar musik jazz di era 70 an sampai 80 an Baca entri selengkapnya »

courtesy jossstoneDOTcom

courtesy jossstoneDOTcom

Menyambut Java Jazz 2013 yang tinggal 20 hari lagi…sebagai informasi tiket on-line bisa di order via http://javajazzfestival.com per harga hari ini Sabtu 9 Februari 2013 sebagai berikut:
Daily Pass Rp.561 rb. 3-Day Pass Rp.896,5 rb. Masing-masing termasuk pajak dan mendapat 1 CD Bundle.

courtesy javajazzfestivalDOTcom

courtesy javajazzfestivalDOTcom

Special Show (untuk menyaksikan special show harus memiliki daily pass hari yang sama atau tiket 3-day pass):
Joss Stone, 1 Mar 13 Rp.275 rb.
Lisa Stanfield, 2 Mar 13 Rp.110 rb.
Basia, 2 dan 3 Mar 13 Rp.110 rb.
Craig David, 3 Mar 13 Rp.165 rb.
Terima kasih.

courtesy wikipediaDOTorg

courtesy wikipediaDOTorg

Craig Ashley David atau populer dengan nama Craig David, biasa menduduki puncak tangga lagu-lagu hits R & B di Inggris dan langganan nominator Grammy award, akan kembali datang ke Indonesia, sejak kedatangannya terakhir hampir 10 tahun yang lalu.
Pihak Craig telah memberikan konfirmasi keikutsertaan pada Java Jazz 2013 sejak sebelum 6 Februari 2013. Craig akan tampil di Special Show – Java Jazz 2013 pada hari ke-3 (terakhir) Minggu, 3 Maret 2013 Baca entri selengkapnya »

courtesy basiawebDOTcom

courtesy basiawebDOTcom

Tampil pada 2 kali special show di Java Jazz 2013, pada hari ke-2 Sabtu 2 Maret 2013 di Hall D2 dan pada hari ke-3 Minggu # Maret 2013 di Hall D1. Basia muncul melalui kerja kerasnya, It’s That Girl Again, sebuah album yang menghantarkan Basia mempunyai trade mark secara global sebagai penyanyi pop/jazz sampai hari ini. Dari lagu pertamanya If Not Now Then When, dengan lirik ‘the bouncing melody, soaring horns, and the feeling that you’ve landed in a small fiesta’, seolah-olah dia tidak pernah pergi meninggalkan kita. Basia dan teman kolaborasinya Danny White, pemain keyboard, selalu mengambil pengaruh irama dan gaya musik Latin abadi, suara soul dan R & B klasik Amerika, dan jazz Polandia tahun50-an dan 60-an, yang berirama segar. Album ini tidak terjebak kenangan di masa lalu, melainkan melesat ke depan, membangun kreatif selama karir mereka bermusik.
Basia lahir di Jaworzno, Polandia. Pada tahun 1969, ia memulai debutnya Baca entri selengkapnya »

courtesy wikimediaDOTorg

courtesy wikimediaDOTorg

Joss Stone tampil pada special show Java Jazz 2013 pada hari Jumat 1 Maret 2013 atau di hari ke-1 di Hall D2 pada festival Jazz terbesar di Indonesia tahun 2013 ini. Genre musik yang ia bawakan adalah Pop atau Soul music. Joss Stone telah terobsesi dengan musik soul sejak ia masih kecil. Di awal masa remajanya ia sudah mulai mengasah kemampuan intuitifnya hingga sekarang mempunyai ciri khasnya vokal yang serak sedikit melengking. Kemudian bernyanyi bersama pada album dan tampilan The Greatest Hits Aretha Franklin Baca entri selengkapnya »

courtesy daniarindahsuryowatiDOTblogspotDOTcom

courtesy daniarindahsuryowatiDOTblogspotDOTcom

Tampil pada Special Show Java Jazz 2012, artinya terjadi pada setahun silam, tidak menyurutkan kekaguman publik Indonesia pada virtuoso gitar jazz legendaris itu hingg kini.
Di special show malam itu, Pat Metheny yang tepatnya tampil pada hari ke-2 atau malam Minggu 3 Maret 2012 silam, tampil memukau audiencenya. Musik Jazz melalui tebaran pesona alunan gitarnya memberikan rasa bahagia pada penonton Java Jazz.
Tampil membawakan beberapa lagu andalannya, seperti “Into The Dream”, “So May It Secretly Begin”, “Bright Sized Life”, “Broadway Blues”, “James”, “Always and Forever” and ”Question and Answer”. Ditambah dengan medley pada lagu “Minuano 6/8″ dan “This Is Not America” muncul sebagai sweetener bagi para hadirin Baca entri selengkapnya »

courtesy javajazzfestivalDOTcom

courtesy javajazzfestivalDOTcom

Hari ini Kamis 31 Januari 2013, tepat 29 hari menjelang diselenggarakannya perhelatan JAZZ terbesar di dunia…. Jakarta International Java Jazz Festival (Java Jazz) 2013. Seperti biasanya, Jazz Kaltim (JK) menyiapkan serangkaian tulisan menyambut show akbar Jazz di Indonesia ini. Untuk ke-3 kalinya Java Jazz ini akan diselenggarakan di Jakarta International Expo di Kemayoran, Jakarta Pusat (JIExpo Kemayoran).
Seperti biasanya pula, PT Java Festival Production (JFP) yang sukses menyelenggarakan Java Jazz delapan kali itu, kali ini masih menjadi penyelenggara event Jazz tersebut. Bahkan akan melakukan kejutan baru, JFP selaku penyelenggara menambahkan penyelenggaraannya dengan “edisi” Singapura.
Please chec it out… tulisan JK di seri ke-1 dengan judul “29 Hari Jelang Java JAZZ Festival 2013 (1)”. Tulisan ini merupakan seri ke-6 (terakhir) dari 6 serial tulisan JK menyambut gelegar Java Jazz 2013.

Kenangan Pasca Gelegar Java Jazz 2011.
Endah N Rhesa Punya Kode Rahasia Kompak.

“Komunikasi di atas panggung lebih enak. Apalagi kalau eksperimen,” kata Rhesa. Duo Endah N Rhesa masih menjadi bintang di ajang Java Jazz Festival 2011. Grup yang hanya terdiri dari unsur akustik gitar dan bass itu membuka rahasia kekompakan mereka.
“Kami merasa nyaman sekali karena kami suami istri Baca entri selengkapnya »

courtesy javajazzfestivalDOTcom

courtesy javajazzfestivalDOTcom

Hari ini Kamis 31 Januari 2013, tepat 29 hari menjelang diselenggarakannya perhelatan JAZZ terbesar di dunia…. Jakarta International Java Jazz Festival (Java Jazz) 2013. Seperti biasanya, Jazz Kaltim (JK) menyiapkan serangkaian tulisan menyambut show akbar Jazz di Indonesia ini. Untuk ke-3 kalinya Java Jazz ini akan diselenggarakan di Jakarta International Expo di Kemayoran, Jakarta Pusat (JIExpo Kemayoran).
Seperti biasanya pula, PT Java Festival Production (JFP) yang sukses menyelenggarakan Java Jazz delapan kali itu, kali ini masih menjadi penyelenggara event Jazz tersebut. Bahkan akan melakukan kejutan baru, JFP selaku penyelenggara menambahkan penyelenggaraannya dengan “edisi” Singapura.
Please chec it out… tulisan JK di seri ke-1 dengan judul “29 Hari Jelang Java JAZZ Festival 2013 (1)”. Tulisan ini merupakan seri ke-5 dari 6 serial tulisan JK menyambut gelegar Java Jazz 2013.

Kenangan Pasca Gelegar Java Jazz 2011.
Fariz RM Membius Penonton Java Jazz.

Fariz RM , Erwin Gutawa And Friends berhasil membius 2.000 pengunjung yang memadati Hall Axis D2, panggung utama Java Jazz 2011. Membawakan beberapa lagu hits andalan mereka ditahun 80an dan album barunya, Fariz RM membuat para penonton yang datang ke Java Jazz Festival kali ini terpuaskan.
Fariz membawa sejumlah lagu nostalgia seperti Barcelona dan Sakura yang sempat hits diera akhir 80an. Para penonton di arena Java Jazz 2011, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu 6 Maret 2011,ikut bersenandung Baca entri selengkapnya »

courtesy javajazzfestivalDOTcom

courtesy javajazzfestivalDOTcom

Hari ini Kamis 31 Januari 2013, tepat 29 hari menjelang diselenggarakannya perhelatan JAZZ terbesar di dunia…. Jakarta International Java Jazz Festival (Java Jazz) 2013. Seperti biasanya, Jazz Kaltim (JK) menyiapkan serangkaian tulisan menyambut show akbar Jazz di Indonesia ini. Untuk ke-3 kalinya Java Jazz ini akan diselenggarakan di Jakarta International Expo di Kemayoran, Jakarta Pusat (JIExpo Kemayoran).
Seperti biasanya pula, PT Java Festival Production (JFP) yang sukses menyelenggarakan Java Jazz delapan kali itu, kali ini masih menjadi penyelenggara event Jazz tersebut. Bahkan akan melakukan kejutan baru, JFP selaku penyelenggara menambahkan penyelenggaraannya dengan “edisi” Singapura.
Please chec it out… tulisan JK di seri ke-1 dengan judul “29 Hari Jelang Java JAZZ Festival 2013 (1)”. Tulisan ini merupakan seri ke-4 dari 6 serial tulisan JK menyambut gelegar Java Jazz 2013.

Kenangan Pasca Gelegar Java Jazz 2011.
Suguhan Renyah Accoustic Alchemy.

Grup Musik jazz asal Ingris, Accoustic Alchemy, malam ini tampil gemilang di ajang Java Jazz Festival 2011. Mereka tampil dalam formasi akhir yang terdiri dari Greg Carmichael (akustik gitar), Miles Gilderdale (akustik/elektrik gitar), Julian Crampton (bass), Greg Grainger (drum) Baca entri selengkapnya »

courtesy javajazzfestivalDOTcom

courtesy javajazzfestivalDOTcom

Hari ini Kamis 31 Januari 2013, tepat 29 hari menjelang diselenggarakannya perhelatan JAZZ terbesar di dunia…. Jakarta International Java Jazz Festival (Java Jazz) 2013. Seperti biasanya, Jazz Kaltim (JK) menyiapkan serangkaian tulisan menyambut show akbar Jazz di Indonesia ini. Untuk ke-3 kalinya Java Jazz ini akan diselenggarakan di Jakarta International Expo di Kemayoran, Jakarta Pusat (JIExpo Kemayoran).
Seperti biasanya pula, PT Java Festival Production (JFP) yang sukses menyelenggarakan Java Jazz delapan kali itu, kali ini masih menjadi penyelenggara event Jazz tersebut. Bahkan akan melakukan kejutan baru, JFP selaku penyelenggara menambahkan penyelenggaraannya dengan “edisi” Singapura.
Please chec it out… tulisan JK di seri ke-1 dengan judul “29 Hari Jelang Java JAZZ Festival 2013 (1)”. Tulisan ini merupakan seri ke-3 dari 6 serial tulisan JK menyambut gelegar Java Jazz 2013.

Java Jazz On The Move – Tur Pemanasan Java Jazz Festival Januari-Februari 2013.
Sebelum Festival Java Jazz yang sebenarnya pada bulan Maret, serangkaian acara yang disebut “Java Jazz On The Move” akan diselenggarakan di seluruh kota, dimulai pada pertengahan Januari.
Sebelum memasuki perhelatan musik jazz terbesar di Jakarta bertajuk Java Jazz Festival 2013, Java Festival Production (JFP) selaku penyelenggara festival akan menggelar berbagai rangkaian tur konser pemanasan dalam Road Show sebagai pre-event festival ini Baca entri selengkapnya »

courtesy javajazzfestivalDOTcom

courtesy javajazzfestivalDOTcom

Hari ini Kamis 31 Januari 2013, tepat 29 hari menjelang diselenggarakannya perhelatan JAZZ terbesar di dunia…. Jakarta International Java Jazz Festival (Java Jazz) 2013. Seperti biasanya, Jazz Kaltim (JK) menyiapkan serangkaian tulisan menyambut show akbar Jazz di Indonesia ini. Untuk ke-3 kalinya Java Jazz ini akan diselenggarakan di Jakarta International Expo di Kemayoran, Jakarta Pusat (JIExpo Kemayoran).
Seperti biasanya pula, PT Java Festival Production (JFP) yang sukses menyelenggarakan Java Jazz delapan kali itu, kali ini masih menjadi penyelenggara event Jazz tersebut. Bahkan akan melakukan kejutan baru, JFP selaku penyelenggara menambahkan penyelenggaraannya dengan “edisi” Singapura.
Please chec it out… tulisan JK di seri ke-1 dengan judul “29 Hari Jelang Java JAZZ Festival 2013 (1)”. Tulisan ini merupakan seri ke-2 dari 6 serial tulisan JK menyambut gelegar Java Jazz 2013.

Konsep Java Jazz 2013.
Secara konsep, penyelenggaran Java Jazz 2013 di Jakarta tak berubah. Ada special show, pertunjukan non special show, dan banyak digelar kolaborasi artis luar dan Indonesia.
Dengan dukungan sponsor dari Djarum Supermild, BNI, Garuda Indonesia, Sosro, Tebs, Telkomsel dan Grup Blue Bird, serta Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, JFP optimistis, penyelenggaraan tahun ini menarik penonton sebanyak 110-115 ribu, naik dari tahun 2012 yang mencapai 108 ribu orang Baca entri selengkapnya »

courtesy javajazzfestivalDOTcom

courtesy javajazzfestivalDOTcom

Hari ini Kamis 31 Januari 2013, tepat 29 hari menjelang diselenggarakannya perhelatan JAZZ terbesar di dunia…. Jakarta International Java Jazz Festival (Java Jazz) 2013. Seperti biasanya, Jazz Kaltim (JK) menyiapkan serangkaian tulisan menyambut show akbar Jazz di Indonesia ini. Untuk ke-3 kalinya Java Jazz ini akan diselenggarakan di Jakarta International Expo di Kemayoran, Jakarta Pusat (JIExpo Kemayoran).
Seperti biasanya pula, PT Java Festival Production (JFP) yang sukses menyelenggarakan Java Jazz delapan kali itu, kali ini masih menjadi penyelenggara event Jazz tersebut. Bahkan akan melakukan kejutan baru, JFP selaku penyelenggara menambahkan penyelenggaraannya dengan “edisi” Singapura.
Tulisan ini merupakan seri ke-1 dari 6 serial tulisan JK menyambut gelegar Java Jazz 2013. Termasuk adanya tulisan Selayang Pandang Java Jazz dan juga Kenangan Java Jazz 2011. Di serial terakhir tulisan ini ada Tips Agar Nyaman Di Java Jazz, khususnya bagi yang membawa bayi atau anak balita, dan sebagainya.

Penyelenggaraan Di Dua Negara Secara Bersamaan
(Interview: Dewi Gontha – Direktur JFP @t December 11, 2012).
Keberhasilan selama delapan tahun berturut-turut, festival selalu digelar di Indonesia, yakni di Jakarta, untuk tahun ini rencananya akan digelar pula di Singapura, dalam waktu bersamaan yakni 1-3 Maret 2013.
“Iya benar Baca entri selengkapnya »

Kali ini Tim Liputan Jazz Kaltim (JK) melaporkan hasil peliputan pada konser grup legendaris beraliran JAZZ rock fusion Jepang minggu lalu di Gandaria City Jakarta. Namun sayang sekali karena kesalahan teknis, foto-foto hasil peliputan tidak dapat ditampilkan disini. Walaupun untuk itu tim JK berhasil mendapatkan the pics nya dari rekan2 peliput media lain.

courtesy japanesestationDOTcom

Konser ini bertajuk Casiopea 3rd Live Concert yang berarti penampilan Casiopea dari kabinet terbarunya yang ketiga kalinya. Tampil memukau luar biasa dan menghentakan dentuman JAZZ energik Skeeno Exhibition Hall di mal Gandaria City. Sementara keadaan cuaca cukup panas gerah di wilayah Jakarta Selatan pada Minggu malam 30 September 2012 itu. Gelaran ini diselenggarakan oleh Shark Communications Baca entri selengkapnya »

Pernah dengar kan…..Casiopea. Grup band Jepang yang bermain di jalur Jazz Fusion yang sangat terkenal di era tahun 80’an sampai dengan 90’an. Jazz rock fusion dari Jepang ini mau tampil di Indonesia, tepatnya di Jakarta pada tanggal 30 September 2012.

courtesy boss-bolaDOTblogspotDOTcom

Grup musik Jazz dari Jepang inilah yang menjadi inspirasi kelompok fusion Jazz di Indonesia pada waktu itu, seperti Karimata, Krakatau, dan lain-lain. Penggemarnya dari kalangan penggemar Jazz rock fusion tersebar diseantero Indonesia. Terbukti dari rekor penjualan kaset album2 Casiopea pada waktu itu.
Tahun 1979 Casopea merilis album perdana mereka yg diberi title Casiopea. Casiopea sendiri baru berdiri pada tahun 1976 yg awalnya dimotori oleh Issei Noro (gitar) dan Tetsuo Sakurai (bass) Baca entri selengkapnya »

courtesy republika.co.id

courtesy republika.co.id

Usai sudah pesta pagelaran musik JAZZ terbesar di dunia. Diselenggarakan di Indonesia. Tepatnya di daerah Kemayoran, di kompleks Jakarta International Expo. Usai sudah gemerlap Java JAZZ Festival 2012!. JAZZ Kaltim (JK) dengan segala upaya meliput: sebelum, pada saat pagelaran dan seusainya. Pagelaran JAZZ yang oleh sebagian kalangan dianggap sebagai tontonan berpaham “hedonisme” Baca entri selengkapnya »

Hari ini tepat 4 hari usai sudah hingar bingar Jakarta dilanda Jazz, yang menularkan virus persatuan dalam harmoni musik Jazz bagi dunia. Empat hari sudah, tim JAZZ KALTIM (JK) yang meliput seluruh aktifitas di Java Jazz Festival 2011, selama 3 hari berturut-turut selama JJF berlangsung, berusaha menenangkan diri alias menjalani masa reses sambil beristirahat. Bisa dibayangkan, selama 3 hari berturut-turut tim JK boleh dikatakan tanpa istirahat menjalani tugas peliputan Java Jazz Festival 2011 yang fenomenal ini.
Masih banyak hal dibalik layar yang tersisa untuk diberitakan. Dari batalnya Presiden SBY secara mendadak, tidak jadi ikut menanam pohon “We Do Green.” Termasuk batalnya SBY berkunjung ke acara Java Jazz Festival di hari pertama, walaupun Baca entri selengkapnya »

courtesy javajazzfestival.com

Selanjutnya, untuk pertamakalinya tampil pula Bob James, Harvey Mason, Nathan East and Chuck Loeb dalam grup legendaris, Fourplay. Penampilan ini sudah ditunggu-tunggu oleh fans setianya setelah format yang baru ini, dimana Chuck Loeb baru saja menggantikan Larry Carlton di tahun 2010. Sedangkan grup foursome ini mempunyai format dasar pemain gitarnya Lee Ritenour dan di tahun 1997 digantikan oleh gitaris Larry Carlton. Album pertama mereka yang dirilis tahun 1991 “Fourplay” terjual sampai jutaan copy dan bertahan dalam chart di Amerika “Billboard’s contemporary Jazz chart” pada posisi tangga lagu teratas (nomor 1) selama 33 minggu.
Kembali untuk tampil kedua kalinya di JJF, Roy Ayers Baca entri selengkapnya »

courtesy javajazzfestival.com

Hari ini tepat H minus 2 jelang gelegar Java Jazz Festival 2011 yang akan membahana dalam pagelaran Jazz terbesar di dunia! Inilah ritual tahunan edisi ke 7 di bulan Maret tahun 2011 ini yang diselenggarakan oleh Java Festival Production (JFP). Yang dikomandani oleh Peter F. Gontha (Founder and Chairman) dari kantornya di Simprug Jakarta.
Persiapan yang dilakukan sepanjang tahun sejak JJF 2010 berakhir di tahun lalu itu menjadi intens dengan eskalasi yang meningkat dikoordinasikan sejak bulan Desember tahun 2010 yang lalu. Sudah ditetapkan hampir 3 bulan yang lalu melalui konperensi pers di Black Cat Jazz & Blues Club – Pub, Arcadia, Plasa Senayan pada 21 Desember 2010 oleh Peter F. Gontha bersama crew manajemen intinya seperti: Paul Dankmeyer (Program & Artistic Director), Dewi A.L. Gontha-Sulisto (Production & Marketing Director/putri dari Peter F. Gontha), Eki Puradiredja (Program Coordinator & Artists Relations) beserta tampilan sebelum konperensi press dilakukan berupa show musisi muda Ade Irawan, yang memukau pengunjung pub tersebut dengan permainan jari-jarinya di atas tuts piano. Bahkan Peter F Gontha pun mengabadikan melalui cameranya moment tersebut. Sementara di ujung acara, giliran Andien yang diiiringi pemain muda piano Jazz itu.
Java Jazz Festival 2011 yang dijadwalkan 4, 5 dan 6 Maret 2011 dengan venue JIExpo Kemayoran ini melalui penyelenggaranya, JFP Baca entri selengkapnya »

Courtesy wwwjavajazzfestivalcom

Bersiap-siaplah… hantaman dari gelegar Java Jazz Festival 2011 segera tiba! Masih di venue yang sama, di Jakarta International Expo Kemayoran Jakarta. Masih tiga hari menjelang festival Jazz terbesar di dunia ini, namun semerbak aromanya mulai menjalar ke segala penjuru angin! Festival yang ke tujuh kalinya ini akan berlangsung pada tanggal 4, 5 dan 6 Maret 2011. Seperti biasanya, sejumlah dedengkot Jazz dari mancanegara siap unjuk kerja menampilkan musik Jazz terbaiknya.
Bayangkan saja, akan tampil musisi Jazz terbesar di jamannya seperti Santana (special show), George Benson (special show), Kenny Logins (special show), Joey De Francesco, Charlie Hadden, Roy Ayers, Maria Schneider, Sondra Lerche, dan Corinne Bailey Rae serta musisi dari berbagai negara lainnya. Artists Final Confirmation hingga total mencapai 52 grup atau musisi Jazz internasional. Belum lagi musisi Jazz (dan yang bukan Jazzer) dari tanah air mencapai 87 grup atau musisi Jazz yang akan tampil. Semuanya bersiap menularkan virus Jazz di Indonesia melalui ajang 3 hari di awal Maret 2011 ini. Baca entri selengkapnya »

The stats helper monkeys at WordPress.com mulled over how this blog did in 2010, and here’s a high level summary of its overall blog health:

Healthy blog!

The Blog-Health-o-Meter™ reads This blog is on fire!.

Crunchy numbers

Featured image

A Boeing 747-400 passenger jet can hold 416 passengers. This blog was viewed about 2,500 times in 2010. That’s about 6 full 747s.

In 2010, there were 32 new posts, growing the total archive of this blog to 37 posts. There were 191 pictures uploaded, taking up a total of 10mb. That’s about 4 pictures per week.

The busiest day of the year was June 16th with 41 views. The most popular post that day was All That Jazz Music (1).

Where did they come from?

The top referring sites in 2010 were id.wordpress.com, obama-scandal-exposed.co.cc, facebook.com, google.co.id, and search.aol.com.

Some visitors came searching, mostly for louis armstrong, jelly roll morton, benny goodman, fletcher henderson, and alat musik saxophone.

Attractions in 2010

These are the posts and pages that got the most views in 2010.

1

All That Jazz Music (1) February 2010
13 comments

2

Articles about the history of Jazz music in Indonesia February 2010
2 comments and 1 Like on WordPress.com,

3

Jazz History – Introduction February 2010
1 comment

4

Sebuah Catatan Sejarah Jazz di Indonesia February 2010

5

Belajar Sejarah Jazz Indonesia February 2010
1 comment

Bendera Indonesia & Lambang Garuda (courtesy of http://www.dstudiobali.com/)

Lupakan nasionalisme sesaat yang timbul saat sebelum laga final leg 1 Indonesia – Malaysia kemarin. Kita bangkit lagi. Tunjukkan bahwa Indonesia bukan bangsa yang biasa-biasa saja. Rasa optimis dan spirit tetap dibangkitkan. Tidak ada kekalahan untuk kedua kalinya. Kerahkan segenap daya upaya. Kita bisa…..! Kita bisa…..! Secara teknis memang Malaysia kelasnya di bawah timnas Indonesia. Namun dalam partai final bukanlah teknis semata yang berperan. Adu strategi dengan berbagai varian nya sudah biasa ditampilkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan.
Layaknya maestro musikus JAZZ, mainkan “improvisasi” blue-note yang membuat lawan kalang kabut. Digoyang “swing” sedikit, berkolaborasi antar rock’n JAZZ dengan Fusion. Kalau tensi permainan mulai meningkat, sodorkan sekadar “bossanova” hingga suasana calm down…. Sapu sedikit dengan “syncope” bola lambung. Mulailah perlahan dengan “acid-JAZZ” untuk meraih puncak!
Ingatlah jaman jaya-jayanya bulu tangkis Indonesia era Rudi Hartono atau era Lim Swie King. Baca entri selengkapnya »

titi sjuman "sexy JAZZ drummer"

Ini artikel lanjutan dari jilid 1. Agak serius ngebahas musik JAZZ. Karena pakai “daftar pustaka” segala. Artikel di http://www.wartajazz.com/opini-jazz/2010/11/09/pengantar-menuju-studi-komunitas-jazz-di-indonesia/
Seperti biasa, comments JK dalam bentuk font italic. Karena panjang, tulisan dibagi 2. Ini tulisan ke 2 dari 2 serial, tulisan terakhir. Okay kita mulai:

"sexy JAZZ pianist" Diana Krall courtesy beirutnightlifedotcom

Irawati dalam Musik Jazz dan Dangdut dalam Analisa Stratifikasi (1992), semakin meneguhkan jazz sebagai musik elite dimana menurutnya terdapat perbedaan antara konsumen musik jazz dengan dangdut, konsumen musik jazz lebih banyak dari golongan atas sedangkan dangdut sebaliknya.
JK: Kalau kita survey perlahan-lahan secara komprehensif, bahkan akan ditemui kondisi sebaliknya. Golongan bawah mempunyai komunitas JAZZ mania antar tetangga RT nya. Sebaliknya golongan atas ada yang membuat “dangdut party” diantara sesama mereka secara eksklusif.
R.M Mulyadi dalam Industri Musik Nasional (Pop, Rock, Jazz) Baca entri selengkapnya »

diana krall "JAZZ pianist & singer" courtesy topbollywood2011dotblogspotdotcom

Sekarang giliran agak serius ngebahas musik JAZZ. Karena pakai “daftar pustaka” segala. Artikel di http://www.wartajazz.com/opini-jazz/2010/11/09/pengantar-menuju-studi-komunitas-jazz-di-indonesia/
Seperti biasa, comments JK dalam bentuk font italic. Karena panjang, tulisan dibagi 2. Ini tulisan ke 1 dari 2 serial. Okay kita mulai:

Posted on 09 November 2010 by Oki Rahadianto M.Si
Produksi pengetahuan terdahulu mengenai komunitas jazz di Amerika masih diwarnai oleh diskriminasi rasial. Sebagai contoh, studi mengenai komunitas jazz yaitu The Jazz Community karya Mirriam dan Womack (1960) dan Theory of Jazz Communities karya Stebbins (1968) Baca entri selengkapnya »

Treasury Of Jazz

Marilah kita sejenak menengok kembali ke satu pendapat yang ditulis nyaris tiga tahun yang lalu. Judulnya “Musik Jazz Indonesia Masih Sebatas Menghibur.” Lumayan menarik untuk disimak. Menarik untuk dibahas oleh tim redaksi Jazz Kaltim (JK).
Tulisan ini dapat di back link pada http://www.antaranews.com/view/?i=1202223038&c=SBH&s=
JK menambahkan comments dengan font italic. Simak saja berikut:

Selasa, 5 Pebruari 2008 21:50 WIB, dibaca 1980 kali
Jakarta (ANTARA News) – Pengamat musik Denny Sakrie mengungkapkan, di masa datang musik jazz di Indonesia akan tetap eksis meski sesungguhnya bukan genre jazz yang apresiatif, melainkan jazz yang “menghibur” Baca entri selengkapnya »

Kembali JK menemukan blognya sekretaris RT dibilangan Tebet yang mengulas hubungan musik JAZZ vs gayus. Alamatnya http://rt008.wordpress.com seperti ini:

Apa-apaan sih ini!….judulnya “JAZZ smI vs gayus jjI!”….judul yang aneh! Ooeeeoooh, ternyata ini kepanjangan dari: JAZZ sebagai Musik Idola vs gayus jangan jadi Idola!…. Hehehe…
Apa hubungannya musik JAZZ dengan gayus sang “whos who” negara ini? Okay, tentang hubungannya dengan JAZZ nanti nyambung sendiri.

Yang jelas, betapa mirisnya saya, Yuliansyah, sebagai sekretaris RT dibilangan Kampung Melayu Tebet, mendengar candaan anak2 muda di salah satu food court mall Taman Anggrek. Memang sih, becanda katanya. Yang membuat saya inconvenient ketika mereka menyebut2 bahwa gayus itu bisa jadi idola anak2 muda jaman sekarang! Masya Allah!
gayus, sengaja saya menyebut namanya dengan huruf kecil semua, alasannya Baca entri selengkapnya »

diana krall courtesy beirutnightlifedotcom

Kali ini JK ingin kita beralih membahas suatu artikel di dunia maya dengan judul “JAZZ + ROCK = FUSION???” Artikel ini dapat dilihat pada http://101jass.blogspot.com/search/label/Jazz
Artikel diissued tanggal 3 April 2009, 12:37:00 PM dengan Author: Jass FM. Pada setiap alinea, kami sisipkan komentar dari Jazz Kaltim (JK) dengan font italic. Artikel tersebut disadur sebagai berikut:

Jazz, musik yang sering dianggap musik elite, susah diterima, musik milik generasi tua dan kadang cenderung exclusive karena dinikmati oleh kalangan tertentu saja sebenarnya adalah salah satu jenis musik yang selalu berkembang menyesuaikan jaman. Sejak diperkenalkan musik jazz sebelum Perang Dunia I sampai sekarang, musik jazz senantiasa berkembang mengikuti selera pemusik dan penikmatnya bahkan oleh kaum muda yang gemar musik rock-pun, musik jazz dituntut untuk berubah dan berkembang.
JK: Sebenarnya kalau disimak lebih jauh banyak kalangan non elite Baca entri selengkapnya »

Ada lagi comments JK terhadap artikel dengan judul “Demokrasi Dalam Musik JAZZ”. Artikel ini dapat dilihat pada http://101jass.blogspot.com/2009/03/demokrasi-dalam-musik-jazz.html
Artikel diissued tanggal 3 April 2009, 12:58:00 PM dengan Author: Jass FM. Pada setiap alinea, kami sisipkan komentar dari Jazz Kaltim (JK). Artikel tersebut disadur sebagai berikut:

Boleh dibilang dari berbagai jenis musik, Jazz merupakan musik yang paling mementingkan keseimbangan antara penampilan individu dan keutuhan kelompok. Dibandingkan musik jenis lain yang terpola baku, musik jazz lebih menggunakan pola sebagai suatu bentuk kesepakatan kelompok yang dengan konsisten dilaksanakan secara bersama-sama. Namun kesepakatan itu bukanlah merupakan rambu-rambu yang mati, karena diantara rambu-rambu tersebut musik jazz memberi kesempatan pada tiap individu untuk mengajukan pendapat tiap pribadi. Jadilah harmoni yang menjadi ciri khas musik jazz.
JK: Memang benar, improvisasi sekaligus mengajarkan juga kedisiplinan Baca entri selengkapnya »

Diana Krall

Berikut adalah komentar JK terhadap artikel dengan judul “Memahami Musik Jazz”. Artikel ini dapat dilihat pada http://101jass.blogspot.com/2009/03/memahami-musik-jazz.html
Artikel diissued tanggal 3 Juni 2009, 03:42:00 PM and Author: Jass FM. Disetiap paragraf, kami ssipkan komentar dari Jazz Kaltim (JK). Artikel sebagai berikut:
Hingga saat ini musik jazz di tanah air terus berjuang untuk dapat menjangkau berbagai lapisan dalam masyarakat. Ironisnya musik ini belum mampu menjangkau seluruh lapisan, khususnya lapisan bawah. Bahkan ada sementara anggapan, kalau bukan stereotype, yang menyatakan bahwa jazz identik dengan gaya hidup lapisan menengah keatas. Musik Jazz ada kecenderungan hanya difahami, dinikmati, dan dikonsumsi oleh orang-orang yang tergolong “gedongan” seperti kaum terpelajar, pengusaha, pejabat, dan selebriti. Sialnya lagi ada sementara anggapan bahwa karena musik jazz mempunya sofistikasi yang tinggi apabila maka ingin memahami orang harus memiliki intelegensia yang lebih dari pada pendengar musik lain. Argument inilah yang memperkuat dugaan mengapa jazz hanya dimiliki lapisan menengah ke atas.
JK: Agak kurang setuju dengan anggapan bahwa JAZZ Baca entri selengkapnya »

JK menemukan artikel ini setelah googling tentang musik JAZZ di cyberspace. Tampaknya tulisan ini merupakan salah satu tugas karya tulis mahasiswa Universitas Gunadarma di bidang ilmu sosial dasar pada tanggal 14 Januari 2010. Namanya Randy Yolenda Yudianto. Dapat dicheck pada http://community.gunadarma.ac.id/user/randyyudianto/blogs sebagai berikut:

Tugas ILmu Sosial Dasar (Menulis Bebas)
Posted On: 14/01/2010 17:55:23
Name : Randy Yolenda Yudianto, Class : 2 SA 01, NPM : 10608137

Oleh masih sangat minimnya perhatian masyarakat, terutama Indonesia, terhadap jenis musik ini, seperti halnya musik klasik, sebagian besar orang memang cenderung menganggap jenis musik ini terlalu berat, abstrak, dan sulit untuk dicerna. Disamping itu, jazz acap kali distereotipkan Baca entri selengkapnya »

Satu lagi, JK menemukan satu artikel di blog mahasiswi FKUI, Gadis namanya, di http://gadis7.wordpress.com, keterkaitan Barack Obama dengan JAZZ versi wawancara dengan Wynton Marsalis, trumpeter JAZZ terkemuka dari kalangan generasi muda AS.

Mumpung Gadis lagi pusing abis capek semalaman tugas masuk jaga malam di RSCM, pas co-ass di poli interna, jadi teringat kunjungan Barack Obama berapa hari yang lalu. Lagi googling tentang musik JAZZ, Gadis temuin suatu artikel di http://www.telegraph.co.uk yang ditulis oleh Martin Gayford. Judul aslinya sih “Wynton Marsalis: the Barack Obama of JAZZ.” Jadi hubungan antara sang trumpeter JAZZ legendaris muda Wynton Marsalis dengan Barack Obama, sang Presiden AS.
Kelihatannya sih, bisa juga buat sharing tentang musik JAZZ ke temen-temen Gadis yang sama-sama suka ama JAZZ di blog ini. Aku sadur menjadi terjemahan bebas versi Gadis dari link websitenya di http://www.telegraph.co.uk/culture/music/5016106/Wynton-Marsalis-the-Barack-Obama-of-jazz.html seperti ini:

wynton marsalis quartet_COURTESY telegraphDOTcoDOTuk

Peniup terompet dan komposer musik JAZZ muda Wynton Marsalis percaya Baca entri selengkapnya »

courtesy obamapacmanDOTcom

Kami kutipkan artikel JAZZ dari blog Bang Naip di http://naive7.wordpress.com sebagai berikut:
Baru berape hari nyang lalu kite ngalamin berita media nyang hingar bingar heboh kedatengan sang penguase dunia Bang Barack Obama. Semuenye heboh ngabarin doi dateng kesini, ke Indonesia a.k.a ke Jakarta. Doi juga kangen2an nyeritain masa kecilnye nyang 4 taon tinggal di betawi en sekolah di menteng dalam. Berita detail selame di jakarta nyang kurang dari 20 jam, dari turun pesawat air force one, ke istana jalan tol ditutup ampe silver bird nye bang naip kejebak macet berjam2. Di istana doi rapat bilateral, konperensi pers en jamuan kenegaraan oleh Om SBY. Nginep di shangrila, besoknye ke masjid Istiqlal, pidato di kampus UI, ampe ke bandara lagi buat terbang ke seoul korea selatan. Doi ame bokinnye Michelle Obama.
Semue berita entu ampe ngalahin kehebohan cabutnye bang gayus dari tahanan di brimob kelapa dua buat ijin nonton pemaen tennis cewek bule nyang bohay kelas dunia di Bali. Juga ngalahin berite penderitaan pengungsi di Yogya akibat semakin batuk2nye gunung merapi. Bahkan ngalahin berite digoyangnye menteri bumn gara2 naroh harga saham perdana di lante bursa buat krakatau steel kelewat murah a.k.a 850 rupiah per lembar.
Mendingan kite bahas bang obama hubungannye ame musik JAZZ, musik kedoyanan bang naip Baca entri selengkapnya »

courtesy wwwDOTcartoonstockDOTcom

Lama engga nge-blog, sekalinya Jazz Kaltim menemukan salah satu blog dari orang Betawi dengan bahasa Betawi bercerita tentang JAZZ. Namanya Bang Naip, bisa dilihat juga pada http://naive7.wordpress.com sebagai berikut:

Seperti di cerite nyang judulnye sama di seri sebelonnye, Bang Naip sedari kecil penggemar berat musik JAZZ. Gara2 nye dicekokin ame abangnye doi kaset musik instrumen nye trio Dave Brubeck, Paul Desmond en Dizzy Gillespie. Trio jadul JAZZ berat! Lagu nyang paling sering diputer judulnye “Take Five.” Item lagu nyang sampe sekarang jadi lagu wajibnye musisi JAZZ ato biase disebut JAZZer. Sama kayak lagu “Take The A Train” nyang dulu suka dimainin Duke Ellington Orchestra en Benny Goodman Orchestra. JAZZ mania nye Bang Naip jadi keterusan ampe sekarang. Baca entri selengkapnya »

courtesy sewingnetworkDOTnet

Lama engga nge-blog, malah Jazz Kaltim (JK) menemukan seorang Jazzer dari Betawi (Jakarta – RED) menuliskan blog tentang JAZZ dalam bahasa Betawi. Namanya Bang Naip, ini seri ke 1 tulisan di blognya yang ada di http://naive7.wordpress.com sebagai berikut:

Bang Naip perasaan belon pernah cerite bahwa doi sebenernye gile banget ame kedoyanannye, entu tuh musik bergenre JAZZ. Udeh gitu, entah pegimane, kebetulan tetangganye doi di Kampung Melayu Besar, Tebet nyang juga temen nongkrong dari masa mudanye dulu maniak-maniak musik JAZZ. Soal kenape Bang Naip jadi doyan ame musik JAZZ ade historisnye nih.
Sewaktu Bang Naip masih kecil banget, Baca entri selengkapnya »

Dikesempatan yang baik, di hari baik, di hari-hari akhir bulan suci Ramadhan 2010 ini, mengucapkan:
Mohon Maaf Lahir & Batin.
Minal Aidin Wal Fa Izin.
Selamat Hari Raya Idhul Fitri 2010.
Semoga selanjutnya Indonesia semakin bangkit. Amiin.
Hidup Indonesia!
Hidup JAZZ Indonesia!

Java Jazz Festival 2010 telah usai 5 bulan yang lalu. Festival Jazz terbesar didunia menurut beberapa kalangan tersebut berlangsung pada tanggal 5, 6 dan 7 Maret 2010. Tiga hari full Jakarta diguncang musik Jazz kelas dunia, walaupun para performers yang tampil tidak melulu menampilkan genre musik Jazz. Baca entri selengkapnya »

Hari ini genap sudah 5 bulan yang lalu Java Jazz Festival 2010 di Kemayoran Jakarta usai. Gegap gempita riuh rendah berbagai pertunjukan Jazz dan non Jazz yang berlangsung pada 15 panggung di berbagai ruangan Jakarta International Expo, selama 3 hari dari sore sampai dengan lewat tengah malam setiap harinya, meninggalkan kenangan yang mendalam bagi audience-nya. Audience disini termasuk Pak SBY dan Ibu Ani yang khusus datang dihari ke 2 Sabtu malam 6 Maret 2010 yang lalu serta Pak Budiono Wapres yang datang bersama rombongan dihari ke 3 Minggu sore 7 Maret 2010. Baca entri selengkapnya »

Seperti cerita di episode 1 dengan judul yang sama,ketika Jazzkaltim ditanya oleh seseorang yang belum menyukai musik Jazz, “Apa sih definisi musik Jazz itu?” Nah, untuk menjawab pertanyaan itu, menyambut H-2 pagelaran akbar musik Jazz tahunan skala internasional di Jakarta, Java Jazz Festival 2010, 5-7 Maret 2010 di Jakarta International Expo Kemayoran, kali ini Jazzkaltim menyarikan dari Wikipedia. Merupakan terjemahan bebas dari Wikipedia-english: http://en.wikipedia.org/wiki/Jazz dengan “improvisasi” tambahan disana sini. Lanjutannya sebagai berikut:

JAZZ.
Jazz merupakan bentuk seni musik Amerika yang bermula pada awal abad 20 dikalangan komunitas Afro-Amerika di daerah Amerika bagian Selatan.
Awalnya merupakan pertemuan gaya musik tradisional Afrika dan Eropa. Pengaruh gaya bermusik dari keturunan Afrika Barat sangat nyata dalam aplikasi musik Jazz, seperti not musik Jazz yang dikenal sebagai “blue note”, Baca entri selengkapnya »

Seperti cerita di episode 1-4 dengan judul yang sama, ketika ujug-ujug Jazzkaltim ditanya oleh seseorang yang belum menyukai musik Jazz, “Apa sih definisi musik Jazz itu?” Nah, untuk menjawab pertanyaan itu, menyambut H-2 pagelaran akbar musik Jazz tahunan skala internasional di Jakarta, Java Jazz Festival 2010, 5-7 Maret 2010 di Jakarta International Expo Kemayoran, kali ini Jazzkaltim menyarikan dari Wikipedia. Merupakan terjemahan bebas dari Wikipedia-english: http://en.wikipedia.org/wiki/Jazz dengan “improvisasi” tambahan disana sini. Lanjutannya sebagai berikut:

Musik jazz yang berorientasi komersial atau musik pop telah lama dikritisi, terakhir sejak kemunculan jenis ‘Bop’. Orang-orang yang antusias terhadap Jazz tradisional telah meninggalkan Bop, di era Jazz fusion tahun 1970 an (dan seterusnya) sebagai periode penurunan nilai komersial dari musik. Menurut Bruce Johnson, musik jazz selalu memiliki “keengganan antara jazz sebagai musik komersial dan jazz sebagai karya seni”. Baca entri selengkapnya »

Seperti cerita di episode 1 dan 2 dengan judul yang sama, pernah Jazzkaltim ditanya oleh seseorang yang belum menyukai musik Jazz, “Apa sih definisi musik Jazz itu?” Nah, untuk menjawab pertanyaan itu, menyambut H-2 pagelaran akbar musik Jazz tahunan skala internasional di Jakarta, Java Jazz Festival 2010, 5-7 Maret 2010 di Jakarta International Expo Kemayoran, kali ini Jazzkaltim menyarikan dari Wikipedia. Merupakan terjemahan bebas dari Wikipedia-english: http://en.wikipedia.org/wiki/Jazz dengan “improvisasi”tambahan disana sini. Lanjutannya sebagai berikut:

Salah satu upaya pendekatan, untuk meminimalisir problem definisi tadi, adalah menentukan istilah “jazz” secara lebih luas. Berendt mendefinisikan Jazz sebagai “bentuk seni musik yang berasal dari Amerika Serikat sepanjang konfrontasi orang hitam Amerika dengan musik Eropa”. Ia berpendapat bahwa jazz berbeda dari musik Eropa, Baca entri selengkapnya »

Seperti cerita di episode 1-3 dengan judul yang sama, Jazzkaltim pernah ditanya oleh seseorang yang belum menyukai musik Jazz, “Apa sih definisi musik Jazz itu?” Nah, untuk menjawab pertanyaan itu, menyambut H-2 pagelaran akbar musik Jazz tahunan skala internasional di Jakarta, Java Jazz Festival 2010, 5-7 Maret 2010 di Jakarta International Expo Kemayoran, kali ini Jazzkaltim menyarikan dari Wikipedia. Merupakan terjemahan bebas dari Wikipedia-english: http://en.wikipedia.org/wiki/Jazz dengan “improvisasi” tambahan disana sini. Lanjutannya sebagai berikut:

shr0414l1
Jazz Cartoon (1)

Di New Orleans jazz dan Dixieland jazz, musisi bergantian memainkan melodi irama, sedangkan musisi lain berimprovisasi Baca entri selengkapnya »

Ketika itu Jazzkaltim ditanya oleh seseorang yang belum menyukai musik Jazz, “Apa sih definisi musik Jazz itu?” Nah, untuk menjawab pertanyaan itu, sekaligus menyambut H-2 pagelaran akbar musik Jazz tahunan skala internasional di Jakarta, Java Jazz Festival 2010, 5-7 Maret 2010 di Jakarta International Expo Kemayoran, kali ini Jazzkaltim menyarikan “all that Jazz” dari Wikipedia. Dikutip langsung dari Wikipedia-Indonesia (http://id.wikipedia.org/wiki/Jazz) dengan “improvisasi” tambahan disana sini. Sebagai berikut:
Jazz adalah aliran musik yang berasal dari Amerika Serikat pada awal abad ke-20 dengan akar-akar tradisi dari musik Afrika dan Eropa.
Musik jazz banyak menggunakan gitar, trombon, piano, Baca entri selengkapnya »

Jakarta memang dinamis, Bung! Jelang Java Jazz Festival 2010 yang tinggal 3 hari lagi, wakil-wakil rakyat yang lagi rapat paripurna di Jakarta malah ricuh. Jazzkaltim yang sudah tiba di Jakarta sejak 26 Februari 2010 Jumat kemarin malah bertanya-tanya. Apa karena penggemar musik Jazz di kalangan wakil rakyat jumlahnya sedikit. Jangan-jangan karena engga tau bahwa musikus Jazz itu mempunyai “improvisasi” dalam bermusik Jazz atau dianalogikan dengan berkreasi (improve) dalam tata cara berdemokrasi.
Bisa juga engga pernah dengar yang dimaksud “sinkopasi” dalam musik Jazz, analoginya pada realita di politik yaitu jeda sejenak bersama-sama dan seterusnya menyamakan persepsi (irama) langgam aspirasi sesuai fraksi di DPR masing-masing. Hehehe… **jangan lebay, plis…** Baca entri selengkapnya »

H-3 Java Jazz Festival 2010. Lebih tepatnya lagi, 3 hari menjelang perhelatan akbar musik Jazz internasional di Indonesia. Java Jazz Festival pada 5-7 Maret 2010 di Jakarta International Expo Kemayoran.
Tanda-tanda alam pun seperti ikut menyambut datangnya pagelaran Java Jazz Festival ini. Hujan “badai” disertai sambaran petir menggelegar dan kilat cahaya halilintar menerangi bumi Jakarta sepanjang Sabtu, Minggu dan Senin 27-28 Februari, 1 Maret 2010 sore-sore kemarin.
Belum lagi angin puting beliung. Korban-korban angin ini antara lain pagar tembok perumahan Greenwood 2 Ciputat roboh, baliho besar iklan Makro di jalan Ciputat Raya roboh menghantam metromini dan mercedez benz.
Tetangga-tetangga kompleks rumah saya, mengalami atap genteng rumahnya beterbangan melayang bak meteorit luar angkasa.
Jadi, itulah Jakarta, Bung! Menjelang Java Jazz Festival 2010.
Sampai jumpa di JIEX Kemayoran di Jumat 5 Maret 2010. Jakarta bergoyang Jazz!

Menyambut Java Jazz Festival 2010, pada 5-7 Maret 2010, di Jakarta International Expo Center Kemayoran, kali ini ditampilkan tulisan dengan judul JACK & INDRA LESMANA: A Jazz Legend. Diambil dari situs http://bs-ba.facebook.com/group.php?gid=175572545212&ref=share (11 nov 2009) by Ronald A Verstegen, ditambahkan disana sini untuk memperkaya khasanah:
Jack Lesmana terlahir dengan nama yang berbau Belanda, Jack Lemmers, di Jember, Jawa Timur, pada 18 Oktober 1930. Sampai dengan tahun 1966 Jack yang bermukim di Jakarta, sempat tinggal di bilangan Kampung Bali – Tanah Abang gang 17.
Namanya berubah menjadi Jack Lesmana setelah mencuatnya gerakan Indonesiasi. Baca entri selengkapnya »

Agustus 2017
S S R K J S M
« Mar    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Blog Stats

  • 16,561 hits

Tulisan Terakhir

Flickr Photos

IRFAN7™

IRFAN7™
Copyright ©2006-2010 IRFAN7 Group.
Allrights Reserved.