JAZZ ERA

Kenapa musik Jazz itu menghanyutkan dan menyegarkan penggemarnya? Menyambut pagelaran akbar musik Jazz di Indonesia melalui Java Jazz Festival 2010 pada 5 – 7 Maret 2010 yad. Di Jakarta International Expo Kemayoran. Tulisan ini terjemahan bebas dengan improvisasi kalimat dari situs di http://www.hypermusic.ca/jazz/mainmenu.html
seperti begini:

Introduction
Jazz merupakan penggabungan dan penyatuan dari warisan seni berbagai bangsa. Selama tahun 1800-an di Amerika bagian selatan, musik merupakan bagian integral dari kehidupan perkebunan keturunan budak Afrika. Lagu di perkebunan, rohaniawan, dan berteriak dilapangan adalah bagian dari kehidupan sehari-hari – untuk perayaan, untuk berkabung, untuk menghibur, untuk memperingati, untuk beribadah, dan untuk menemani kegiatan kerja.

Jazz logo

Musik perkebunan ini dicampur dengan seni musik Eropa-Amerika menciptakan tradisi musik dasar blues, ragtime, dan bentuk-bentuk musik lainnya yang berevolusi menjadi musik JAZZ.

Swing Era
Pertengahan tahun 1930 an. Swing: Sound in Motion. Swing adalah irama dasar Jazz. Swinging (berayun) berarti selaras dengan orang lain dan menyukainya. Swing sebagai gaya musik Jazz pertama kali muncul pada masa Depresi Besar (Great Depression) di Amerika. Perasaan optimis dari mendengar musik swing mengangkat semangat semua orang di Amerika.

Louis Armstrong

Pada pertengahan tahun 1930 an, suatu periode yang dikenal sebagai era “swing”, dansa swing telah menjadi tarian nasional Amerika dan big band memainkan gaya musik ini. Pemimpin orkestra seperti Duke Ellington, Count Basie, Fletcher Henderson, Paul Whiteman, dan Benny Goodman memimpin beberapa band terbesar pada era ini. Mempelajari tentang irama swing dan mendengarkan bagaimana aksen vokalis pada ketukan kedua dan keempat notasi musik untuk menciptakan irama swing.

Benny Goodman cover

Aksen ini menjadikan music sebagai penggerak dan membuat Anda ingin berdansa.

================BERSAMBUNG