Seperti cerita di episode 1 dan 2 dengan judul yang sama, pernah Jazzkaltim ditanya oleh seseorang yang belum menyukai musik Jazz, “Apa sih definisi musik Jazz itu?” Nah, untuk menjawab pertanyaan itu, menyambut H-2 pagelaran akbar musik Jazz tahunan skala internasional di Jakarta, Java Jazz Festival 2010, 5-7 Maret 2010 di Jakarta International Expo Kemayoran, kali ini Jazzkaltim menyarikan dari Wikipedia. Merupakan terjemahan bebas dari Wikipedia-english: http://en.wikipedia.org/wiki/Jazz dengan “improvisasi”tambahan disana sini. Lanjutannya sebagai berikut:

Salah satu upaya pendekatan, untuk meminimalisir problem definisi tadi, adalah menentukan istilah “jazz” secara lebih luas. Berendt mendefinisikan Jazz sebagai “bentuk seni musik yang berasal dari Amerika Serikat sepanjang konfrontasi orang hitam Amerika dengan musik Eropa”. Ia berpendapat bahwa jazz berbeda dari musik Eropa, dalam hal ini musik Jazz memiliki “keterkaitan khusus pada waktu pembentukannya, yang didefinisikan sebagai era swing”. “Sebuah spontanitas dan vitalitas dari musik yg dihasilkan, dimana improvisasi berperan didalamnya”; dan “kenyaringan dan tata cara menyanyi/memainkan musik (jazz) menjadi cerminan kepribadian musisi (jazz) tersebut”.[3]

jazz-music-licensing1
Jazz Poster (1)

Travis Jackson juga telah mengusulkan definisi jazz yang lebih luas dan mampu mencakup semua sub genre Jazz yg secara radikal berbeda di jamannya. Dinyatakannya bahwa musik (jazz) mencakup kualitas seperti “swinging” (mengalun), improvisasi, interaksi grup, mengembangkan ‘suara individual’, dan ‘terbuka’ untuk jenis musik yang berbeda.[4]
Krin Gabbard mengklaim bahwa “jazz adalah suatu konstruksi” atau bisa dikategorikan seperti itu, secara artifisial, masih dapat digunakan untuk definisi “beberapa jenis musik yg menyatu secara umum dari tradisi musik yang koheren (berbeda)”.
Untuk sementara waktu, jazz mungkin sulit untuk didefinisikan, “improvisasi” jelas merupakan salah satu elemen kunci. Pada mulanya, musik blues pun secara umum telah terstruktur mempunyai pola nada pengulangan apa yg disebut “call and response”. Pola umum elemen dalam African American tradisi lisan.
Suatu bentuk musik daerah yang biasanya dinyanyikan orang Negro di pedesaan Amerika sambil bekerja dan merupakan pelampiasan hati (berteriak) di ladang atau perkebunan Amerika. Pada awalnya, lagu-lagu blues juga sangat improvisasional. Fitur-fitur ini menjadi landasan sifat musik jazz asli. Sementara itu, di dalam musik klasik Eropa, elemen yang diinterpretasikan, ornamen musikal dan musik pengiring kadang-kadang membatasi kebebasan vokalisnya yang harus membawakan lagu (musik) harus sesuai komposisi musik yang sudah tertulis.
Dalam jazz, bagaimanapun, pemusik yang terampil akan mengartikan nada dan irama secara individual dan memainkan lagi komposisi yang sama di lain waktu tidak persis sama. Tergantung dari ‘mood’ pemusik dan pengalaman pribadinya, interaksi dengan sesama musisi (di panggung), atau bahkan dengan penontonnya, musisi jazz atau penyanyi jazz dapat mengubah melodi nada, harmoni lagu atau suasana diwaktu itu. Musik klasik Eropa bisa dikatakan sebagai komposer medium. Jazz, bagaimanapun, sering dicirikan sebagai produk kreativitas demokrasi, interaksi dan kolaborasi,menempatkan nilai yang sama pada kontribusi dari komposer dan musisi, ‘mempertimbangkan masing-masing klaim dari komposer dan improviser’.[5]
—Bersambung