courtesy obamapacmanDOTcom

Kami kutipkan artikel JAZZ dari blog Bang Naip di http://naive7.wordpress.com sebagai berikut:
Baru berape hari nyang lalu kite ngalamin berita media nyang hingar bingar heboh kedatengan sang penguase dunia Bang Barack Obama. Semuenye heboh ngabarin doi dateng kesini, ke Indonesia a.k.a ke Jakarta. Doi juga kangen2an nyeritain masa kecilnye nyang 4 taon tinggal di betawi en sekolah di menteng dalam. Berita detail selame di jakarta nyang kurang dari 20 jam, dari turun pesawat air force one, ke istana jalan tol ditutup ampe silver bird nye bang naip kejebak macet berjam2. Di istana doi rapat bilateral, konperensi pers en jamuan kenegaraan oleh Om SBY. Nginep di shangrila, besoknye ke masjid Istiqlal, pidato di kampus UI, ampe ke bandara lagi buat terbang ke seoul korea selatan. Doi ame bokinnye Michelle Obama.
Semue berita entu ampe ngalahin kehebohan cabutnye bang gayus dari tahanan di brimob kelapa dua buat ijin nonton pemaen tennis cewek bule nyang bohay kelas dunia di Bali. Juga ngalahin berite penderitaan pengungsi di Yogya akibat semakin batuk2nye gunung merapi. Bahkan ngalahin berite digoyangnye menteri bumn gara2 naroh harga saham perdana di lante bursa buat krakatau steel kelewat murah a.k.a 850 rupiah per lembar.
Mendingan kite bahas bang obama hubungannye ame musik JAZZ, musik kedoyanan bang naip sedari kecil.
Di amrik sono, orang menganggap politik nyang dimaenin ame bang obama sebagai politikus JAZZ. Ini ada saduran bebas nyang bang naip dapet dari blogger nye Jeff Winbush, seorang pengamat politik di amrik nyang JAZZ mania juga. Judul tulisannye Barack Obama: Jazz Politician bisa dicheck di http://jeffwinbush.com/2008/08/17/barack-obama-jazz-politician/. Nyang didalam tanda kurung tambahan dari bang naip, Bang Jeff bilang begini:
Butuh beberapa saat saya untuk mencari tahu, tapi akhirnya aku rasa tahu mengapa begitu banyak orang kulit putih mengalami kesulitan masuk ke dalam (lingkungan) Barack Obama.

george benson courtesy suaranadaDOTwordpressDOTcom

Saya pikir itu karena Barack adalah politikus JAZZ didalam budaya politisi Amerika yg biasanya sebagai politikus pop lembut. Amerika menghormati (musik) JAZZ. Ini hanya alasan politisi lainnya tidak ingin mendengarkan politik ala JAZZ.
Mungkin karena tidak seperti musik pop, JAZZ menuntut Anda tidak hanya mendengarkan, tetapi mendengar yg sebenar2nya.
Ketika saya masih kecil saya suka musik soul, musik pop dan musik rock. Saya bahkan tidak sedikitpun suka musik JAZZ. JAZZ adalah “musik orang tua.”
Sekarang aku lebih tua dari seseorg yang pernah (atau mulai) mencintai JAZZ. Saya suka JAZZ lebih dari jenis musik lain meskipun aku masih memiliki ruang hati yang lembut untuk beberapa musik soul jadul berkualitas sekolahan dan kadang2 masih (kangen) harus mendengar musik gitar versi rock’n roll yg mengalun dari stereo mobil saya.

miles davis courtesy kalamuDOTcom

Barack Obama adalah politikus JAZZ. Anda bisa melihatnya berimprovisasi, menyimpang dari script, dan kadang-kadang dia jalan di depan penonton.
Barack bukan Miles (Davis). Dia bukan (John) Coltrane.

john coltrane courtesy stbenedictstableDOTca

Miles dan ‘Trane tidak hanya inovator, mereka revolusioner.
Dia lebih seperti Herbie Hancock atau George Benson. Sedikit dari musisi JAZZ (mengajak fans nya) karena mereka mengikutinya dan membawanya ke arah mereka sendiri. Itu seperti Obama. Seorang saudara kita dengan sosok yang serius dan (mendapat) pendidikan yang serius bahkan lebih mendalami ilmu politik, tetapi mempunyai tujuan untuk audiens yang lebih besar, sebuah penonton crossover (berbagai mazhab) dan keberhasilan yang (datang) menyertainya.

herbie hancock COURTESY longosoundDOTtumblrDOTcom

Semua yang benar-benar (muncul) dari (masyarakat) puritan memberikan tanggapan. “Dia terlalu kurang ajar dan dia belum bayar iuran (pajak) nya,” mereka mengejek. Biasa saja jika ada pemikiran selalu melempar “batu” pada seseorang yang tidak mewakili status quo (mereka).
Improvisator/inovator sejati tidak bermain dalam kritik mengeritik. Mereka bermain hardcore (komposisi musik) untuk rakyat. Beberapa tidak memberikan orang apa yang mereka inginkan. Mereka memberikan apa yang (politikus) inginkan terlebih dahulu dan membuat fans menyadari bahwa mereka membutuhkannya nanti. Trik itu adalah untuk tidak kehilangan keaslian Anda, bahkan saat Anda sedang membawa pesan ke khalayak yang lebih luas. Ini langkah rumit dan hanya (cara bermusik) seperti Herbie dan George lah, Barack telah sampai pada waktu pengembaraan yg terlalu jauh pada “lumpur” JAZZ daripada pop murni ala Kenny G.

courtesy mymusicwallpaperDOTcom

Dan tidak ada yang otentik tentang hal itu.
Namun bermain di (lingkungan) Barack, (seperti) bermain di (lingkungan) saudara (kita sendiri).
“Kita semua harus membuka pikiran kita, (ambil seperti melakukan) peregangan dan sebagainya, mengambil risiko dan berani keluar dari dunia “kita” (selama ini) untuk mencoba dan tiba di sesuatu yang baru dan berbeda.” ~ Horace Silver yg mengubah “musik” untuk “politik.” Jika tidak, berarti (kita) tidak perlu berubah.
**Gettin the best all da time!!…. :~)…hehehe ini mah tambahan dari Bang Naip – RED**

horace silver courtesy maniadbDOTcom


Comments:
# ALAMANTRA, 17 Agustus 2008 jam 05:55 quote:
Hanya ingin mengatakan bahwa aku suka analogi Anda. Jadi, jika Obama adalah politikus Amerika apa Hancock atau Benson adalah untuk (musikus) JAZZ Amerika, yang McCain? … George Jones? … Tidak lebih … (begitu juga) Bob Willis dan Texas playboy nya?

jelly_roll_morton_courtesy jazzkaltimDOTwordpressDOTcom

Sungguh, Obama dimata saya lebih sebagai type Jelly Roll Morton … cepat di papan atas, … sangat kosmopolitan dalam gaya, mampu menggabungkan dan mensintesis berbagai genre dan membuat rakyat (menjadi lebih) baik, sehat n makmur untuk memberi makan seorang Amerika yang kelaparan untuk (kemudian) mengubah beberapa keadaan lainnya!
#JAZZ Site, September 12, 2010 jam 11:17 | # 2 Balas | Quote:
Well, dia (obama) bukan konservatif dan itu yang membuat perbedaan besar. Konservatif pada umumnya tidak suka musik JAZZ.
*Jeff Winbush, September 12, 2010 jam 11:49 | # 3 Balas | Quote:
Really? Pernah dengar seorang pria bernama Clint Eastwood? Bonafid n konservatif. Sutradara film Bird? Disebut film pertama yang disutradarai dari lagu “Play Misty For Me”, di mana ia memainkan disc jockey di sebuah stasiun radio JAZZ? Memiliki seorang putera bernama Kyle yang bermain bass cukup bagus?
Waspadalah terhadap menggeneralisasikan sesuatu, JAZZ Site!
Ade on 13 November 2010 at 11:46 pm
Wah, itu sih artikel lama, Bang (Naip). Jamannya Obama masih banyak yang muji-muji di negerinya. Yang keki juga banyak, sih. Cuma kalah banyak. Sekarang Obama di sini memang lagi didemenin. Tapi di negerinya sendiri lagi dimaki-maki.
Cuma, foto-fotonya asik, bang. Semuanya favorit saya. Tambah lagi Duke Ellington, Count Basie, Charlie Parker, Charles Mingus, Dizzy Gillespie, Stanley Turrentine, Stan Getz, Wynton Marsalis, … kayaknya lebih asik lagi, tuh.