Pernah dengar kan…..Casiopea. Grup band Jepang yang bermain di jalur Jazz Fusion yang sangat terkenal di era tahun 80’an sampai dengan 90’an. Jazz rock fusion dari Jepang ini mau tampil di Indonesia, tepatnya di Jakarta pada tanggal 30 September 2012.

courtesy boss-bolaDOTblogspotDOTcom

Grup musik Jazz dari Jepang inilah yang menjadi inspirasi kelompok fusion Jazz di Indonesia pada waktu itu, seperti Karimata, Krakatau, dan lain-lain. Penggemarnya dari kalangan penggemar Jazz rock fusion tersebar diseantero Indonesia. Terbukti dari rekor penjualan kaset album2 Casiopea pada waktu itu.
Tahun 1979 Casopea merilis album perdana mereka yg diberi title Casiopea. Casiopea sendiri baru berdiri pada tahun 1976 yg awalnya dimotori oleh Issei Noro (gitar) dan Tetsuo Sakurai (bass). Setahun kemudian tepatnya 1977, Minoru Mukaiya (keyboard) dan Takashi Sasaki (drum) bergabung. Akira Jimbo (drums) sendiri baru bergabung dengan Casiopea pada tahun 1980 menggantikan Takashi Sasaki. Dalam perjalanannya kemudian, sempat berganti formasi dengan masuknya Yoshihiro Naruse (bass) dan Noriaki Kumagai (drums).

Pada album perdana mereka tersebut ada 8 komposisi yang dihadirkan dan juga menghadirkan musisi pendukung seperti Randy Brecker (Trumpet), Michael Brecker (Tenor Sax), David Sanborn (Alto Sax) dan Tomato Strings. Delapan komposisi di dalam album Casiopea yaitu : Time Limit, Tears of The Star, Space Road, Midninght Rendezvouz, Far Away, Swallow, Dream Hill dan Black Joke.
Seluruh komposisi di album ini di tulis dan diaransemen oleh Issei Noro. Proses rekaman album ini dilakukan di Studio A – Tokyo Jepang sejak Desember 1978 hingga Maret 1979. Album ini dirilis cetak ulang kembali pada tahun 1986 melalui Alfa records Inc. Japan yang di distribusikan oleh Pony Canyon.

Time Limit, komposisi ini dimunculkan ketika mereka show secara live tahun 2002 di Jepang. Mereka tampil dengan formasi Issei Noro (gitar), Minoru Mukaiya (keyboard), Yoshihiro Naruse (bass), dan Akira Jimbo (drums). Komposisi ini mencoba mendeskripsikan atmosfir balap mobil di sirkuit balap. Dibuka dengan intro awal ketukan drums. Pada lagu tesebut sinkopasi (upnote) dan stacato (shortnote) dipakai bersamaan pada komposisi tersebut. Tetsuo Sakurai bermain pada nada-nada rapat dengan bass-nya.
Komposisi ini juga diperkaya dengan tiupan trumpet Randy Brecker, Michael Brecker menggunakan Tenor Sax dan David Sanborn menggunakan Alto Sax.

Tear of The Star, komposisi dengan tempo slow, dihiasi tiupan saxophone Michael Brecker, Issei Norro bereksplorasi dgn gitarnya.
Space Road, komposisi ini memberikan sound-sound futuristik dan cepat. Minoru Mukaiya & Issei Noro saling mengisi sound-sound yg ada.
Midnight Rendezvous, komposisi ini menghadirkan tomato strings. Far Away, komposisi yg kembali menghadirkan tomato strings, basic awal sound ini mungkin yg mengilhami lahirnya komposisi Asayake.
Swallow, komposisi dengan beat-beat fusion yg menghentak, patah-patah, cepat, Minoru Mukaiya bereksplorasi dengan synthesizer dan tuts-tuts nya. Ada sedikit solo drums yg dimainkan Takashi Sasaki.
Dream Hill, komposisi dengan tempo medium yg di isi oleh vokal bahasa jepang & senandung nya Issei Noro. Black Joke, komposisi ini menghadirkan Michael Brecker, Randy Brecker juga David Sanborn, masih dengan beat-beat menghentak khas casiopea.

Formasi Casiopea & musisi yg mendukung serta peralatan yg digunakan pada album ini adalah:
Issei Noro: Electric & Acoustic Guitar.
Minoru Mukaiya: Electric & Acoustic Piano, Synthesizers, Yamaha DX-1, Vibe.
Tetsuo Sakurai: Electric Bass.
Takashi Sasaki: Drums.
Randy Brecker: Trumpet
Michael Brecker: Tenor Sax
David Sanborn: Alto Sax
Strings: Tomato Strings

courtesy wartajazzDOTcom

Lewat pertunjukan bernuansakan nostalgia atau “Back To 80-90s” Shark Communications menyajikan konser CASIOPEA 3rd pada hari Minggu, 30 September 2012 bertempat di Skenoo Exhibition Hall, Lantai III Gandaria City, Jakarta Selatan mulai pukul 7 malam.
Dengan harga tiket promosi hingga 7 September, panitia menetapkan tiga kelas yakni KLS II. : Rp. 600.000,- Kelas I. : Rp 1,000.000,- dan VIP Rp 1.600.000,-. Seusai tanggal tersebut harga akan berubah menjadi Kelas II : Rp. 750.000,- KLS I. : Rp 1,250.000,- dan V I P. : Rp 2.000.000,-.
Khusus 300 orang pembeli tiket VIP, akan berkesempatan untuk Meet and Greet bersama Casiopea.

Selama karier bermusiknya, Casiopea sudah tampil di berbagai festival musik jazz di seluruh dunia, serta konser di negara-negara besar seperti ; Amerika, Brazil, Mexico, Inggris, Belanda, Jerman, Denmark, Swedia, Australia, Korea, Hongkong, dsb, serta bekerjasama/berkolaborasi dengan musisi-musisi dunia seperti: Lee Ritenour, Don Grusin, Harvey Mason, Nathan East, Silvio Rodriguez, Randy Brecker, Michael Brecker, dll, maupun grup-grup seperti ; Level 42, Tower Of Power, T-Square, Sync DNA, dll.

Casiopea pernah beberapa kali tampil di Indonesia – baik konser tunggal (pada tahun 1986 di Balai Sidang Jakarta) maupun melalui festival musik JakJazz (pada tahun 1991 di Ancol dan pada tahun 1994 di Parkir Timur Senayan), yang kesemuanya selalu berhasil menyedot ribuan penonton untuk memadati pertunjukannya. Musiknya yang dinamis dan enak didengar serta penampilan panggung yang sangat atraktif, membuat Casiopea selalu ditunggu oleh jutaan penggemarnya di Indonesia.

Setelah sempat vakum sejak tahun 2006, Casiopea dengan formasi terakhir yang mereka namakan CASIOPEA 3rd – yaitu ; Issei Noro (guitar), Yoshihiro Naruse (bass), Akira Jimbo (drums) dan personil baru mereka yaitu Kiyomi Otaka (keyboards) – kini telah kembali lagi untuk melanjutkan karier bermusiknya, memproduksi karya-karya baru, serta siap tampil di berbagai konser untuk memuaskan para penggemarnya diseluruh dunia. Konser CASIOPEA 3rd di Indonesia pada tanggal 30 September nanti adalah penampilan pertama mereka di dunia, setelah tampil di negara sendiri (melalui event Tokyo Jazz Festival) di awal September.
Pertunjukan rencananyaditampilkan secara maksimal gaya musik dan lagu-lagu khas Casiopea, baik lagu-lagu hits-nya yang sudah sangat dikenal di Indonesia maupun lagu-lagu dari album-album terakhir mereka, melalui penyusunan run-down pertunjukan serta repertoar lagu (song list) yang strategis. Sebagai sebuah konser tunggal, CASIOPEA 3rd akan tampil penuh selama 2,5 jam untuk memuaskan kerinduan para penggemarnya di Indonesia.

Sumber:
1) http://boss-bola.blogspot.com/2010/11/casiopea-jepang-tapi-bukan-harajuku.html
Casiopea “Jepang Tapi Bukan Harajuku”
Rabu, 24 November 2010
Posted on 18:48 by bossbola.
2) http://www.wartajazz.com/news/2012/09/04/menanti-kehadiran-casiopea-3rd-di-jakarta
Menanti kehadiran Casiopea 3rd di Jakarta
04 Sep 2012
by wartajazz.