You are currently browsing the tag archive for the ‘2010’ tag.

Hari ini tepat 4 hari usai sudah hingar bingar Jakarta dilanda Jazz, yang menularkan virus persatuan dalam harmoni musik Jazz bagi dunia. Empat hari sudah, tim JAZZ KALTIM (JK) yang meliput seluruh aktifitas di Java Jazz Festival 2011, selama 3 hari berturut-turut selama JJF berlangsung, berusaha menenangkan diri alias menjalani masa reses sambil beristirahat. Bisa dibayangkan, selama 3 hari berturut-turut tim JK boleh dikatakan tanpa istirahat menjalani tugas peliputan Java Jazz Festival 2011 yang fenomenal ini.
Masih banyak hal dibalik layar yang tersisa untuk diberitakan. Dari batalnya Presiden SBY secara mendadak, tidak jadi ikut menanam pohon “We Do Green.” Termasuk batalnya SBY berkunjung ke acara Java Jazz Festival di hari pertama, walaupun Baca entri selengkapnya »

Iklan

courtesy javajazzfestival.com

Selanjutnya, untuk pertamakalinya tampil pula Bob James, Harvey Mason, Nathan East and Chuck Loeb dalam grup legendaris, Fourplay. Penampilan ini sudah ditunggu-tunggu oleh fans setianya setelah format yang baru ini, dimana Chuck Loeb baru saja menggantikan Larry Carlton di tahun 2010. Sedangkan grup foursome ini mempunyai format dasar pemain gitarnya Lee Ritenour dan di tahun 1997 digantikan oleh gitaris Larry Carlton. Album pertama mereka yang dirilis tahun 1991 “Fourplay” terjual sampai jutaan copy dan bertahan dalam chart di Amerika “Billboard’s contemporary Jazz chart” pada posisi tangga lagu teratas (nomor 1) selama 33 minggu.
Kembali untuk tampil kedua kalinya di JJF, Roy Ayers Baca entri selengkapnya »

courtesy javajazzfestival.com

Hari ini tepat H minus 2 jelang gelegar Java Jazz Festival 2011 yang akan membahana dalam pagelaran Jazz terbesar di dunia! Inilah ritual tahunan edisi ke 7 di bulan Maret tahun 2011 ini yang diselenggarakan oleh Java Festival Production (JFP). Yang dikomandani oleh Peter F. Gontha (Founder and Chairman) dari kantornya di Simprug Jakarta.
Persiapan yang dilakukan sepanjang tahun sejak JJF 2010 berakhir di tahun lalu itu menjadi intens dengan eskalasi yang meningkat dikoordinasikan sejak bulan Desember tahun 2010 yang lalu. Sudah ditetapkan hampir 3 bulan yang lalu melalui konperensi pers di Black Cat Jazz & Blues Club – Pub, Arcadia, Plasa Senayan pada 21 Desember 2010 oleh Peter F. Gontha bersama crew manajemen intinya seperti: Paul Dankmeyer (Program & Artistic Director), Dewi A.L. Gontha-Sulisto (Production & Marketing Director/putri dari Peter F. Gontha), Eki Puradiredja (Program Coordinator & Artists Relations) beserta tampilan sebelum konperensi press dilakukan berupa show musisi muda Ade Irawan, yang memukau pengunjung pub tersebut dengan permainan jari-jarinya di atas tuts piano. Bahkan Peter F Gontha pun mengabadikan melalui cameranya moment tersebut. Sementara di ujung acara, giliran Andien yang diiiringi pemain muda piano Jazz itu.
Java Jazz Festival 2011 yang dijadwalkan 4, 5 dan 6 Maret 2011 dengan venue JIExpo Kemayoran ini melalui penyelenggaranya, JFP Baca entri selengkapnya »

Courtesy wwwjavajazzfestivalcom

Bersiap-siaplah… hantaman dari gelegar Java Jazz Festival 2011 segera tiba! Masih di venue yang sama, di Jakarta International Expo Kemayoran Jakarta. Masih tiga hari menjelang festival Jazz terbesar di dunia ini, namun semerbak aromanya mulai menjalar ke segala penjuru angin! Festival yang ke tujuh kalinya ini akan berlangsung pada tanggal 4, 5 dan 6 Maret 2011. Seperti biasanya, sejumlah dedengkot Jazz dari mancanegara siap unjuk kerja menampilkan musik Jazz terbaiknya.
Bayangkan saja, akan tampil musisi Jazz terbesar di jamannya seperti Santana (special show), George Benson (special show), Kenny Logins (special show), Joey De Francesco, Charlie Hadden, Roy Ayers, Maria Schneider, Sondra Lerche, dan Corinne Bailey Rae serta musisi dari berbagai negara lainnya. Artists Final Confirmation hingga total mencapai 52 grup atau musisi Jazz internasional. Belum lagi musisi Jazz (dan yang bukan Jazzer) dari tanah air mencapai 87 grup atau musisi Jazz yang akan tampil. Semuanya bersiap menularkan virus Jazz di Indonesia melalui ajang 3 hari di awal Maret 2011 ini. Baca entri selengkapnya »

Java Jazz Festival 2010 telah usai 5 bulan yang lalu. Festival Jazz terbesar didunia menurut beberapa kalangan tersebut berlangsung pada tanggal 5, 6 dan 7 Maret 2010. Tiga hari full Jakarta diguncang musik Jazz kelas dunia, walaupun para performers yang tampil tidak melulu menampilkan genre musik Jazz. Baca entri selengkapnya »

Hari ini genap sudah 5 bulan yang lalu Java Jazz Festival 2010 di Kemayoran Jakarta usai. Gegap gempita riuh rendah berbagai pertunjukan Jazz dan non Jazz yang berlangsung pada 15 panggung di berbagai ruangan Jakarta International Expo, selama 3 hari dari sore sampai dengan lewat tengah malam setiap harinya, meninggalkan kenangan yang mendalam bagi audience-nya. Audience disini termasuk Pak SBY dan Ibu Ani yang khusus datang dihari ke 2 Sabtu malam 6 Maret 2010 yang lalu serta Pak Budiono Wapres yang datang bersama rombongan dihari ke 3 Minggu sore 7 Maret 2010. Baca entri selengkapnya »

Jakarta memang dinamis, Bung! Jelang Java Jazz Festival 2010 yang tinggal 3 hari lagi, wakil-wakil rakyat yang lagi rapat paripurna di Jakarta malah ricuh. Jazzkaltim yang sudah tiba di Jakarta sejak 26 Februari 2010 Jumat kemarin malah bertanya-tanya. Apa karena penggemar musik Jazz di kalangan wakil rakyat jumlahnya sedikit. Jangan-jangan karena engga tau bahwa musikus Jazz itu mempunyai “improvisasi” dalam bermusik Jazz atau dianalogikan dengan berkreasi (improve) dalam tata cara berdemokrasi.
Bisa juga engga pernah dengar yang dimaksud “sinkopasi” dalam musik Jazz, analoginya pada realita di politik yaitu jeda sejenak bersama-sama dan seterusnya menyamakan persepsi (irama) langgam aspirasi sesuai fraksi di DPR masing-masing. Hehehe… **jangan lebay, plis…** Baca entri selengkapnya »

Jazz bag

Karena euphoria jelang Java Jazz Festival 2010, padahal mungkin ga sempat menikmati langsung karena ada kesibukan lain… **hicks..hicks…** , ditulislah terjemahan bebas ini dari situs Jazz History – Introduction pada http://meltingpot.fortunecity.com/zaire/721/history/intro.htm
kira-kira berikut ini:

Jazz History – Pendahuluan 
Jazz adalah ekspresi seni dalam bentuk aransemen musik! Jazz dikatakan irama dasar kehidupan manusia dimana saat ini manusia kontemporer mengevaluasi ulang nilai-nilai tradisional. Berjilid-jilid buku telah ditulis mengenai asal usul musik Jazz kulit hitam Amerika yang didasarkan pada gaya hidup. Baca entri selengkapnya »

JAZZ ERA

Kenapa musik Jazz itu menghanyutkan dan menyegarkan penggemarnya? Menyambut pagelaran akbar musik Jazz di Indonesia melalui Java Jazz Festival 2010 pada 5 – 7 Maret 2010 yad. Di Jakarta International Expo Kemayoran. Tulisan ini terjemahan bebas dengan improvisasi kalimat dari situs di http://www.hypermusic.ca/jazz/mainmenu.html
seperti begini:

Introduction
Jazz merupakan penggabungan dan penyatuan dari warisan seni berbagai bangsa. Selama tahun 1800-an di Amerika bagian selatan, musik merupakan bagian integral dari kehidupan perkebunan keturunan budak Afrika. Lagu di perkebunan, rohaniawan, dan berteriak dilapangan adalah bagian dari kehidupan sehari-hari – untuk perayaan, untuk berkabung, untuk menghibur, untuk memperingati, untuk beribadah, dan untuk menemani kegiatan kerja.

Jazz logo

Musik perkebunan ini dicampur dengan seni musik Eropa-Amerika menciptakan tradisi musik dasar blues, ragtime, dan bentuk-bentuk musik lainnya yang berevolusi menjadi musik JAZZ. Baca entri selengkapnya »

Agustus 2019
S S R K J S M
« Mar    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Blog Stats

  • 18.320 hits

Tulisan Terakhir

Flickr Photos

IRFAN7™

IRFAN7™
Copyright ©2006-2010 IRFAN7 Group.
Allrights Reserved.
Iklan