You are currently browsing the tag archive for the ‘syncope’ tag.

courtesy flickrDOTcom

courtesy flickrDOTcom

Jakarta International Java Jazz Festival 2013 yang diselenggarakan 1-3 Maret 2013, dihadiri musisi besar Dave Grusin dengan membawa anak emas gitaris Lee Ritenour.
Tampil pada 2 hari Java Jazz Festival 2013, di hari ke-1 Jumat 1 Maret 2013 dijadwalkan pukul 22.00 – 23.15 dan hari ke-2 Sabtu 2 Maret 2013 dijadwalkan pukul 19.00 – 20.15. Semuanya di BNI Hall A3.
Tulisan ini seri terakhir dari 3 serial tulisan yang dimuat sambung menyambung sampai selesai ini.
Lee Mack Ritenour kelahiran 11 Januari 1952 adalah gitaris “emas” jazz Amerika yang telah membuat rekaman lebih dari 42 album. Muncul di lebih dari 3000 sesi musik dan telah membuahkan top hits chart lebih dari 30 hits lagu-lagu instrumental dan vocal sejak tahun 1976.
Salah satu smash hits yang paling populer adalah lagu “Is It You” pada tahun 1981. Ritenour dianggap pelopor dalam genre musik Contemporary Jazz and jazz-funk.
Majalah Guitar Player memberikan penghargaan kepadanya Lifetime Achievement Award tahun 2010. Albumnya yang sangat diakui dunia dan populer pada tahun 2010, Lee Ritenour’s 6 String Theory Baca entri selengkapnya »

Iklan
courtesy enDOTwikipediaDOTorg

courtesy enDOTwikipediaDOTorg

Jakarta International Java Jazz Festival 2013 yang diselenggarakan 1-3 Maret 2013, dihadiri musisi besar Dave Grusin dengan membawa anak emas gitaris Lee Ritenour.
Tampil pada 2 hari Java Jazz Festival 2013, di hari ke-1 Jumat 1 Maret 2013 dijadwalkan pukul 22.00 – 23.15 dan hari ke-2 Sabtu 2 Maret 2013 dijadwalkan pukul 19.00 – 20.15. Semuanya di BNI Hall A3.
Tulisan ini seri ke-2 dari 3 serial tulisan yang dimuat sambung menyambung sampai selesai.
Robert David “Dave” Grusin, kelahiran 26 Juni 1934 adalah seorang komponis, arranger dan pianis Amerika. Grusin telah menyusun skor musik di banyak film dan televisi, dan telah memenangkan berbagai penghargaan untuk soundtrack dan album rekaman, termasuk beberapa Academy Award dan 12 Grammy Award. Dave memiliki karir album rekaman yang sangat produktif sebagai artis musik, arranger, produser dan produser eksekutif.
Lahir di Littleton, Colorado, ia belajar musik di University of Colorado, Boulder dan dianugerahi gelar sarjana pada tahun 1956. Dia menghasilkan single pertamanya, “Subways Are For Sleeping” pada tahun 1962 dan menyusun skor musik untuk film pertamanya, Divorce American Style lima tahun kemudian Baca entri selengkapnya »

courtesy vervemusicgroupDOTcom

courtesy vervemusicgroupDOTcom

Jakarta International Java Jazz Festival 2013 yang diselenggarakan 1-3 Maret 2013, dihadiri musisi besar Dave Grusin dengan membawa anak emas gitaris Lee Ritenour.
Tampil pada 2 hari Java Jazz Festival 2013, di hari ke-1 Jumat 1 Maret 2013 dijadwalkan pukul 22.00 – 23.15 dan hari ke-2 Sabtu 2 Maret 2013 dijadwalkan pukul 19.00 – 20.15. Semuanya di BNI Hall A3.
Tulisan ini seri pertama dari 3 serial tulisan yang dimuat sambung menyambung sampai selesai.
Dave Grusin lah yang menggelorakan era jazz fusion melalui imperium rekaman GRP. Pianis pendiri Grusin Rosen Production (GRP) ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar musik jazz di era 70 an sampai 80 an Baca entri selengkapnya »

courtesy basiawebDOTcom

courtesy basiawebDOTcom

Tampil pada 2 kali special show di Java Jazz 2013, pada hari ke-2 Sabtu 2 Maret 2013 di Hall D2 dan pada hari ke-3 Minggu # Maret 2013 di Hall D1. Basia muncul melalui kerja kerasnya, It’s That Girl Again, sebuah album yang menghantarkan Basia mempunyai trade mark secara global sebagai penyanyi pop/jazz sampai hari ini. Dari lagu pertamanya If Not Now Then When, dengan lirik ‘the bouncing melody, soaring horns, and the feeling that you’ve landed in a small fiesta’, seolah-olah dia tidak pernah pergi meninggalkan kita. Basia dan teman kolaborasinya Danny White, pemain keyboard, selalu mengambil pengaruh irama dan gaya musik Latin abadi, suara soul dan R & B klasik Amerika, dan jazz Polandia tahun50-an dan 60-an, yang berirama segar. Album ini tidak terjebak kenangan di masa lalu, melainkan melesat ke depan, membangun kreatif selama karir mereka bermusik.
Basia lahir di Jaworzno, Polandia. Pada tahun 1969, ia memulai debutnya Baca entri selengkapnya »

courtesy wikimediaDOTorg

courtesy wikimediaDOTorg

Joss Stone tampil pada special show Java Jazz 2013 pada hari Jumat 1 Maret 2013 atau di hari ke-1 di Hall D2 pada festival Jazz terbesar di Indonesia tahun 2013 ini. Genre musik yang ia bawakan adalah Pop atau Soul music. Joss Stone telah terobsesi dengan musik soul sejak ia masih kecil. Di awal masa remajanya ia sudah mulai mengasah kemampuan intuitifnya hingga sekarang mempunyai ciri khasnya vokal yang serak sedikit melengking. Kemudian bernyanyi bersama pada album dan tampilan The Greatest Hits Aretha Franklin Baca entri selengkapnya »

courtesy daniarindahsuryowatiDOTblogspotDOTcom

courtesy daniarindahsuryowatiDOTblogspotDOTcom

Tampil pada Special Show Java Jazz 2012, artinya terjadi pada setahun silam, tidak menyurutkan kekaguman publik Indonesia pada virtuoso gitar jazz legendaris itu hingg kini.
Di special show malam itu, Pat Metheny yang tepatnya tampil pada hari ke-2 atau malam Minggu 3 Maret 2012 silam, tampil memukau audiencenya. Musik Jazz melalui tebaran pesona alunan gitarnya memberikan rasa bahagia pada penonton Java Jazz.
Tampil membawakan beberapa lagu andalannya, seperti “Into The Dream”, “So May It Secretly Begin”, “Bright Sized Life”, “Broadway Blues”, “James”, “Always and Forever” and ”Question and Answer”. Ditambah dengan medley pada lagu “Minuano 6/8″ dan “This Is Not America” muncul sebagai sweetener bagi para hadirin Baca entri selengkapnya »

Bendera Indonesia & Lambang Garuda (courtesy of http://www.dstudiobali.com/)

Lupakan nasionalisme sesaat yang timbul saat sebelum laga final leg 1 Indonesia – Malaysia kemarin. Kita bangkit lagi. Tunjukkan bahwa Indonesia bukan bangsa yang biasa-biasa saja. Rasa optimis dan spirit tetap dibangkitkan. Tidak ada kekalahan untuk kedua kalinya. Kerahkan segenap daya upaya. Kita bisa…..! Kita bisa…..! Secara teknis memang Malaysia kelasnya di bawah timnas Indonesia. Namun dalam partai final bukanlah teknis semata yang berperan. Adu strategi dengan berbagai varian nya sudah biasa ditampilkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan.
Layaknya maestro musikus JAZZ, mainkan “improvisasi” blue-note yang membuat lawan kalang kabut. Digoyang “swing” sedikit, berkolaborasi antar rock’n JAZZ dengan Fusion. Kalau tensi permainan mulai meningkat, sodorkan sekadar “bossanova” hingga suasana calm down…. Sapu sedikit dengan “syncope” bola lambung. Mulailah perlahan dengan “acid-JAZZ” untuk meraih puncak!
Ingatlah jaman jaya-jayanya bulu tangkis Indonesia era Rudi Hartono atau era Lim Swie King. Baca entri selengkapnya »

Desember 2018
S S R K J S M
« Mar    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Blog Stats

  • 18.149 hits

Tulisan Terakhir

Flickr Photos

IRFAN7™

IRFAN7™
Copyright ©2006-2010 IRFAN7 Group.
Allrights Reserved.
Iklan