You are currently browsing the tag archive for the ‘tebet’ tag.

Kini tiba lagi menjelang Ramadhan di tahun 2013, 1434 Hijriyah. Beberapa hari lagi kita memasuki bulan penuh berkah. Marhaban Yaa Ramadhan.
Seandainya ada perbedaan mulainya hari berpuasa di Indonesia, tanpa kita pedulikan perbedaan yang ada… karena yang penting niatnya sama… yaitu melaksanakan ibadah sesuai rukun Islam.
%40masediDOTnet

(@courtesy masedi.net)

Seperti biasa… dalam kesempatan yang baik ini, segenap tim Jazz Kaltim memohon maaf lahir dan bathin Baca entri selengkapnya »

Iklan
courtesy flickrDOTcom

courtesy flickrDOTcom

Jakarta International Java Jazz Festival 2013 yang diselenggarakan 1-3 Maret 2013, dihadiri musisi besar Dave Grusin dengan membawa anak emas gitaris Lee Ritenour.
Tampil pada 2 hari Java Jazz Festival 2013, di hari ke-1 Jumat 1 Maret 2013 dijadwalkan pukul 22.00 – 23.15 dan hari ke-2 Sabtu 2 Maret 2013 dijadwalkan pukul 19.00 – 20.15. Semuanya di BNI Hall A3.
Tulisan ini seri terakhir dari 3 serial tulisan yang dimuat sambung menyambung sampai selesai ini.
Lee Mack Ritenour kelahiran 11 Januari 1952 adalah gitaris “emas” jazz Amerika yang telah membuat rekaman lebih dari 42 album. Muncul di lebih dari 3000 sesi musik dan telah membuahkan top hits chart lebih dari 30 hits lagu-lagu instrumental dan vocal sejak tahun 1976.
Salah satu smash hits yang paling populer adalah lagu “Is It You” pada tahun 1981. Ritenour dianggap pelopor dalam genre musik Contemporary Jazz and jazz-funk.
Majalah Guitar Player memberikan penghargaan kepadanya Lifetime Achievement Award tahun 2010. Albumnya yang sangat diakui dunia dan populer pada tahun 2010, Lee Ritenour’s 6 String Theory Baca entri selengkapnya »

courtesy enDOTwikipediaDOTorg

courtesy enDOTwikipediaDOTorg

Jakarta International Java Jazz Festival 2013 yang diselenggarakan 1-3 Maret 2013, dihadiri musisi besar Dave Grusin dengan membawa anak emas gitaris Lee Ritenour.
Tampil pada 2 hari Java Jazz Festival 2013, di hari ke-1 Jumat 1 Maret 2013 dijadwalkan pukul 22.00 – 23.15 dan hari ke-2 Sabtu 2 Maret 2013 dijadwalkan pukul 19.00 – 20.15. Semuanya di BNI Hall A3.
Tulisan ini seri ke-2 dari 3 serial tulisan yang dimuat sambung menyambung sampai selesai.
Robert David “Dave” Grusin, kelahiran 26 Juni 1934 adalah seorang komponis, arranger dan pianis Amerika. Grusin telah menyusun skor musik di banyak film dan televisi, dan telah memenangkan berbagai penghargaan untuk soundtrack dan album rekaman, termasuk beberapa Academy Award dan 12 Grammy Award. Dave memiliki karir album rekaman yang sangat produktif sebagai artis musik, arranger, produser dan produser eksekutif.
Lahir di Littleton, Colorado, ia belajar musik di University of Colorado, Boulder dan dianugerahi gelar sarjana pada tahun 1956. Dia menghasilkan single pertamanya, “Subways Are For Sleeping” pada tahun 1962 dan menyusun skor musik untuk film pertamanya, Divorce American Style lima tahun kemudian Baca entri selengkapnya »

courtesy vervemusicgroupDOTcom

courtesy vervemusicgroupDOTcom

Jakarta International Java Jazz Festival 2013 yang diselenggarakan 1-3 Maret 2013, dihadiri musisi besar Dave Grusin dengan membawa anak emas gitaris Lee Ritenour.
Tampil pada 2 hari Java Jazz Festival 2013, di hari ke-1 Jumat 1 Maret 2013 dijadwalkan pukul 22.00 – 23.15 dan hari ke-2 Sabtu 2 Maret 2013 dijadwalkan pukul 19.00 – 20.15. Semuanya di BNI Hall A3.
Tulisan ini seri pertama dari 3 serial tulisan yang dimuat sambung menyambung sampai selesai.
Dave Grusin lah yang menggelorakan era jazz fusion melalui imperium rekaman GRP. Pianis pendiri Grusin Rosen Production (GRP) ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar musik jazz di era 70 an sampai 80 an Baca entri selengkapnya »

courtesy jossstoneDOTcom

courtesy jossstoneDOTcom

Menyambut Java Jazz 2013 yang tinggal 20 hari lagi…sebagai informasi tiket on-line bisa di order via http://javajazzfestival.com per harga hari ini Sabtu 9 Februari 2013 sebagai berikut:
Daily Pass Rp.561 rb. 3-Day Pass Rp.896,5 rb. Masing-masing termasuk pajak dan mendapat 1 CD Bundle.

courtesy javajazzfestivalDOTcom

courtesy javajazzfestivalDOTcom

Special Show (untuk menyaksikan special show harus memiliki daily pass hari yang sama atau tiket 3-day pass):
Joss Stone, 1 Mar 13 Rp.275 rb.
Lisa Stanfield, 2 Mar 13 Rp.110 rb.
Basia, 2 dan 3 Mar 13 Rp.110 rb.
Craig David, 3 Mar 13 Rp.165 rb.
Terima kasih.

courtesy wikipediaDOTorg

courtesy wikipediaDOTorg

Craig Ashley David atau populer dengan nama Craig David, biasa menduduki puncak tangga lagu-lagu hits R & B di Inggris dan langganan nominator Grammy award, akan kembali datang ke Indonesia, sejak kedatangannya terakhir hampir 10 tahun yang lalu.
Pihak Craig telah memberikan konfirmasi keikutsertaan pada Java Jazz 2013 sejak sebelum 6 Februari 2013. Craig akan tampil di Special Show – Java Jazz 2013 pada hari ke-3 (terakhir) Minggu, 3 Maret 2013 Baca entri selengkapnya »

courtesy basiawebDOTcom

courtesy basiawebDOTcom

Tampil pada 2 kali special show di Java Jazz 2013, pada hari ke-2 Sabtu 2 Maret 2013 di Hall D2 dan pada hari ke-3 Minggu # Maret 2013 di Hall D1. Basia muncul melalui kerja kerasnya, It’s That Girl Again, sebuah album yang menghantarkan Basia mempunyai trade mark secara global sebagai penyanyi pop/jazz sampai hari ini. Dari lagu pertamanya If Not Now Then When, dengan lirik ‘the bouncing melody, soaring horns, and the feeling that you’ve landed in a small fiesta’, seolah-olah dia tidak pernah pergi meninggalkan kita. Basia dan teman kolaborasinya Danny White, pemain keyboard, selalu mengambil pengaruh irama dan gaya musik Latin abadi, suara soul dan R & B klasik Amerika, dan jazz Polandia tahun50-an dan 60-an, yang berirama segar. Album ini tidak terjebak kenangan di masa lalu, melainkan melesat ke depan, membangun kreatif selama karir mereka bermusik.
Basia lahir di Jaworzno, Polandia. Pada tahun 1969, ia memulai debutnya Baca entri selengkapnya »

courtesy wikimediaDOTorg

courtesy wikimediaDOTorg

Joss Stone tampil pada special show Java Jazz 2013 pada hari Jumat 1 Maret 2013 atau di hari ke-1 di Hall D2 pada festival Jazz terbesar di Indonesia tahun 2013 ini. Genre musik yang ia bawakan adalah Pop atau Soul music. Joss Stone telah terobsesi dengan musik soul sejak ia masih kecil. Di awal masa remajanya ia sudah mulai mengasah kemampuan intuitifnya hingga sekarang mempunyai ciri khasnya vokal yang serak sedikit melengking. Kemudian bernyanyi bersama pada album dan tampilan The Greatest Hits Aretha Franklin Baca entri selengkapnya »

courtesy daniarindahsuryowatiDOTblogspotDOTcom

courtesy daniarindahsuryowatiDOTblogspotDOTcom

Tampil pada Special Show Java Jazz 2012, artinya terjadi pada setahun silam, tidak menyurutkan kekaguman publik Indonesia pada virtuoso gitar jazz legendaris itu hingg kini.
Di special show malam itu, Pat Metheny yang tepatnya tampil pada hari ke-2 atau malam Minggu 3 Maret 2012 silam, tampil memukau audiencenya. Musik Jazz melalui tebaran pesona alunan gitarnya memberikan rasa bahagia pada penonton Java Jazz.
Tampil membawakan beberapa lagu andalannya, seperti “Into The Dream”, “So May It Secretly Begin”, “Bright Sized Life”, “Broadway Blues”, “James”, “Always and Forever” and ”Question and Answer”. Ditambah dengan medley pada lagu “Minuano 6/8″ dan “This Is Not America” muncul sebagai sweetener bagi para hadirin Baca entri selengkapnya »

courtesy javajazzfestivalDOTcom

courtesy javajazzfestivalDOTcom

Hari ini Kamis 31 Januari 2013, tepat 29 hari menjelang diselenggarakannya perhelatan JAZZ terbesar di dunia…. Jakarta International Java Jazz Festival (Java Jazz) 2013. Seperti biasanya, Jazz Kaltim (JK) menyiapkan serangkaian tulisan menyambut show akbar Jazz di Indonesia ini. Untuk ke-3 kalinya Java Jazz ini akan diselenggarakan di Jakarta International Expo di Kemayoran, Jakarta Pusat (JIExpo Kemayoran).
Seperti biasanya pula, PT Java Festival Production (JFP) yang sukses menyelenggarakan Java Jazz delapan kali itu, kali ini masih menjadi penyelenggara event Jazz tersebut. Bahkan akan melakukan kejutan baru, JFP selaku penyelenggara menambahkan penyelenggaraannya dengan “edisi” Singapura.
Please chec it out… tulisan JK di seri ke-1 dengan judul “29 Hari Jelang Java JAZZ Festival 2013 (1)”. Tulisan ini merupakan seri ke-6 (terakhir) dari 6 serial tulisan JK menyambut gelegar Java Jazz 2013.

Kenangan Pasca Gelegar Java Jazz 2011.
Endah N Rhesa Punya Kode Rahasia Kompak.

“Komunikasi di atas panggung lebih enak. Apalagi kalau eksperimen,” kata Rhesa. Duo Endah N Rhesa masih menjadi bintang di ajang Java Jazz Festival 2011. Grup yang hanya terdiri dari unsur akustik gitar dan bass itu membuka rahasia kekompakan mereka.
“Kami merasa nyaman sekali karena kami suami istri Baca entri selengkapnya »

courtesy javajazzfestivalDOTcom

courtesy javajazzfestivalDOTcom

Hari ini Kamis 31 Januari 2013, tepat 29 hari menjelang diselenggarakannya perhelatan JAZZ terbesar di dunia…. Jakarta International Java Jazz Festival (Java Jazz) 2013. Seperti biasanya, Jazz Kaltim (JK) menyiapkan serangkaian tulisan menyambut show akbar Jazz di Indonesia ini. Untuk ke-3 kalinya Java Jazz ini akan diselenggarakan di Jakarta International Expo di Kemayoran, Jakarta Pusat (JIExpo Kemayoran).
Seperti biasanya pula, PT Java Festival Production (JFP) yang sukses menyelenggarakan Java Jazz delapan kali itu, kali ini masih menjadi penyelenggara event Jazz tersebut. Bahkan akan melakukan kejutan baru, JFP selaku penyelenggara menambahkan penyelenggaraannya dengan “edisi” Singapura.
Please chec it out… tulisan JK di seri ke-1 dengan judul “29 Hari Jelang Java JAZZ Festival 2013 (1)”. Tulisan ini merupakan seri ke-5 dari 6 serial tulisan JK menyambut gelegar Java Jazz 2013.

Kenangan Pasca Gelegar Java Jazz 2011.
Fariz RM Membius Penonton Java Jazz.

Fariz RM , Erwin Gutawa And Friends berhasil membius 2.000 pengunjung yang memadati Hall Axis D2, panggung utama Java Jazz 2011. Membawakan beberapa lagu hits andalan mereka ditahun 80an dan album barunya, Fariz RM membuat para penonton yang datang ke Java Jazz Festival kali ini terpuaskan.
Fariz membawa sejumlah lagu nostalgia seperti Barcelona dan Sakura yang sempat hits diera akhir 80an. Para penonton di arena Java Jazz 2011, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu 6 Maret 2011,ikut bersenandung Baca entri selengkapnya »

courtesy javajazzfestivalDOTcom

courtesy javajazzfestivalDOTcom

Hari ini Kamis 31 Januari 2013, tepat 29 hari menjelang diselenggarakannya perhelatan JAZZ terbesar di dunia…. Jakarta International Java Jazz Festival (Java Jazz) 2013. Seperti biasanya, Jazz Kaltim (JK) menyiapkan serangkaian tulisan menyambut show akbar Jazz di Indonesia ini. Untuk ke-3 kalinya Java Jazz ini akan diselenggarakan di Jakarta International Expo di Kemayoran, Jakarta Pusat (JIExpo Kemayoran).
Seperti biasanya pula, PT Java Festival Production (JFP) yang sukses menyelenggarakan Java Jazz delapan kali itu, kali ini masih menjadi penyelenggara event Jazz tersebut. Bahkan akan melakukan kejutan baru, JFP selaku penyelenggara menambahkan penyelenggaraannya dengan “edisi” Singapura.
Please chec it out… tulisan JK di seri ke-1 dengan judul “29 Hari Jelang Java JAZZ Festival 2013 (1)”. Tulisan ini merupakan seri ke-4 dari 6 serial tulisan JK menyambut gelegar Java Jazz 2013.

Kenangan Pasca Gelegar Java Jazz 2011.
Suguhan Renyah Accoustic Alchemy.

Grup Musik jazz asal Ingris, Accoustic Alchemy, malam ini tampil gemilang di ajang Java Jazz Festival 2011. Mereka tampil dalam formasi akhir yang terdiri dari Greg Carmichael (akustik gitar), Miles Gilderdale (akustik/elektrik gitar), Julian Crampton (bass), Greg Grainger (drum) Baca entri selengkapnya »

courtesy javajazzfestivalDOTcom

courtesy javajazzfestivalDOTcom

Hari ini Kamis 31 Januari 2013, tepat 29 hari menjelang diselenggarakannya perhelatan JAZZ terbesar di dunia…. Jakarta International Java Jazz Festival (Java Jazz) 2013. Seperti biasanya, Jazz Kaltim (JK) menyiapkan serangkaian tulisan menyambut show akbar Jazz di Indonesia ini. Untuk ke-3 kalinya Java Jazz ini akan diselenggarakan di Jakarta International Expo di Kemayoran, Jakarta Pusat (JIExpo Kemayoran).
Seperti biasanya pula, PT Java Festival Production (JFP) yang sukses menyelenggarakan Java Jazz delapan kali itu, kali ini masih menjadi penyelenggara event Jazz tersebut. Bahkan akan melakukan kejutan baru, JFP selaku penyelenggara menambahkan penyelenggaraannya dengan “edisi” Singapura.
Please chec it out… tulisan JK di seri ke-1 dengan judul “29 Hari Jelang Java JAZZ Festival 2013 (1)”. Tulisan ini merupakan seri ke-3 dari 6 serial tulisan JK menyambut gelegar Java Jazz 2013.

Java Jazz On The Move – Tur Pemanasan Java Jazz Festival Januari-Februari 2013.
Sebelum Festival Java Jazz yang sebenarnya pada bulan Maret, serangkaian acara yang disebut “Java Jazz On The Move” akan diselenggarakan di seluruh kota, dimulai pada pertengahan Januari.
Sebelum memasuki perhelatan musik jazz terbesar di Jakarta bertajuk Java Jazz Festival 2013, Java Festival Production (JFP) selaku penyelenggara festival akan menggelar berbagai rangkaian tur konser pemanasan dalam Road Show sebagai pre-event festival ini Baca entri selengkapnya »

courtesy javajazzfestivalDOTcom

courtesy javajazzfestivalDOTcom

Hari ini Kamis 31 Januari 2013, tepat 29 hari menjelang diselenggarakannya perhelatan JAZZ terbesar di dunia…. Jakarta International Java Jazz Festival (Java Jazz) 2013. Seperti biasanya, Jazz Kaltim (JK) menyiapkan serangkaian tulisan menyambut show akbar Jazz di Indonesia ini. Untuk ke-3 kalinya Java Jazz ini akan diselenggarakan di Jakarta International Expo di Kemayoran, Jakarta Pusat (JIExpo Kemayoran).
Seperti biasanya pula, PT Java Festival Production (JFP) yang sukses menyelenggarakan Java Jazz delapan kali itu, kali ini masih menjadi penyelenggara event Jazz tersebut. Bahkan akan melakukan kejutan baru, JFP selaku penyelenggara menambahkan penyelenggaraannya dengan “edisi” Singapura.
Please chec it out… tulisan JK di seri ke-1 dengan judul “29 Hari Jelang Java JAZZ Festival 2013 (1)”. Tulisan ini merupakan seri ke-2 dari 6 serial tulisan JK menyambut gelegar Java Jazz 2013.

Konsep Java Jazz 2013.
Secara konsep, penyelenggaran Java Jazz 2013 di Jakarta tak berubah. Ada special show, pertunjukan non special show, dan banyak digelar kolaborasi artis luar dan Indonesia.
Dengan dukungan sponsor dari Djarum Supermild, BNI, Garuda Indonesia, Sosro, Tebs, Telkomsel dan Grup Blue Bird, serta Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, JFP optimistis, penyelenggaraan tahun ini menarik penonton sebanyak 110-115 ribu, naik dari tahun 2012 yang mencapai 108 ribu orang Baca entri selengkapnya »

courtesy javajazzfestivalDOTcom

courtesy javajazzfestivalDOTcom

Hari ini Kamis 31 Januari 2013, tepat 29 hari menjelang diselenggarakannya perhelatan JAZZ terbesar di dunia…. Jakarta International Java Jazz Festival (Java Jazz) 2013. Seperti biasanya, Jazz Kaltim (JK) menyiapkan serangkaian tulisan menyambut show akbar Jazz di Indonesia ini. Untuk ke-3 kalinya Java Jazz ini akan diselenggarakan di Jakarta International Expo di Kemayoran, Jakarta Pusat (JIExpo Kemayoran).
Seperti biasanya pula, PT Java Festival Production (JFP) yang sukses menyelenggarakan Java Jazz delapan kali itu, kali ini masih menjadi penyelenggara event Jazz tersebut. Bahkan akan melakukan kejutan baru, JFP selaku penyelenggara menambahkan penyelenggaraannya dengan “edisi” Singapura.
Tulisan ini merupakan seri ke-1 dari 6 serial tulisan JK menyambut gelegar Java Jazz 2013. Termasuk adanya tulisan Selayang Pandang Java Jazz dan juga Kenangan Java Jazz 2011. Di serial terakhir tulisan ini ada Tips Agar Nyaman Di Java Jazz, khususnya bagi yang membawa bayi atau anak balita, dan sebagainya.

Penyelenggaraan Di Dua Negara Secara Bersamaan
(Interview: Dewi Gontha – Direktur JFP @t December 11, 2012).
Keberhasilan selama delapan tahun berturut-turut, festival selalu digelar di Indonesia, yakni di Jakarta, untuk tahun ini rencananya akan digelar pula di Singapura, dalam waktu bersamaan yakni 1-3 Maret 2013.
“Iya benar Baca entri selengkapnya »

titi sjuman "sexy JAZZ drummer"

Ini artikel lanjutan dari jilid 1. Agak serius ngebahas musik JAZZ. Karena pakai “daftar pustaka” segala. Artikel di http://www.wartajazz.com/opini-jazz/2010/11/09/pengantar-menuju-studi-komunitas-jazz-di-indonesia/
Seperti biasa, comments JK dalam bentuk font italic. Karena panjang, tulisan dibagi 2. Ini tulisan ke 2 dari 2 serial, tulisan terakhir. Okay kita mulai:

"sexy JAZZ pianist" Diana Krall courtesy beirutnightlifedotcom

Irawati dalam Musik Jazz dan Dangdut dalam Analisa Stratifikasi (1992), semakin meneguhkan jazz sebagai musik elite dimana menurutnya terdapat perbedaan antara konsumen musik jazz dengan dangdut, konsumen musik jazz lebih banyak dari golongan atas sedangkan dangdut sebaliknya.
JK: Kalau kita survey perlahan-lahan secara komprehensif, bahkan akan ditemui kondisi sebaliknya. Golongan bawah mempunyai komunitas JAZZ mania antar tetangga RT nya. Sebaliknya golongan atas ada yang membuat “dangdut party” diantara sesama mereka secara eksklusif.
R.M Mulyadi dalam Industri Musik Nasional (Pop, Rock, Jazz) Baca entri selengkapnya »

diana krall "JAZZ pianist & singer" courtesy topbollywood2011dotblogspotdotcom

Sekarang giliran agak serius ngebahas musik JAZZ. Karena pakai “daftar pustaka” segala. Artikel di http://www.wartajazz.com/opini-jazz/2010/11/09/pengantar-menuju-studi-komunitas-jazz-di-indonesia/
Seperti biasa, comments JK dalam bentuk font italic. Karena panjang, tulisan dibagi 2. Ini tulisan ke 1 dari 2 serial. Okay kita mulai:

Posted on 09 November 2010 by Oki Rahadianto M.Si
Produksi pengetahuan terdahulu mengenai komunitas jazz di Amerika masih diwarnai oleh diskriminasi rasial. Sebagai contoh, studi mengenai komunitas jazz yaitu The Jazz Community karya Mirriam dan Womack (1960) dan Theory of Jazz Communities karya Stebbins (1968) Baca entri selengkapnya »

Treasury Of Jazz

Marilah kita sejenak menengok kembali ke satu pendapat yang ditulis nyaris tiga tahun yang lalu. Judulnya “Musik Jazz Indonesia Masih Sebatas Menghibur.” Lumayan menarik untuk disimak. Menarik untuk dibahas oleh tim redaksi Jazz Kaltim (JK).
Tulisan ini dapat di back link pada http://www.antaranews.com/view/?i=1202223038&c=SBH&s=
JK menambahkan comments dengan font italic. Simak saja berikut:

Selasa, 5 Pebruari 2008 21:50 WIB, dibaca 1980 kali
Jakarta (ANTARA News) – Pengamat musik Denny Sakrie mengungkapkan, di masa datang musik jazz di Indonesia akan tetap eksis meski sesungguhnya bukan genre jazz yang apresiatif, melainkan jazz yang “menghibur” Baca entri selengkapnya »

Kembali JK menemukan blognya sekretaris RT dibilangan Tebet yang mengulas hubungan musik JAZZ vs gayus. Alamatnya http://rt008.wordpress.com seperti ini:

Apa-apaan sih ini!….judulnya “JAZZ smI vs gayus jjI!”….judul yang aneh! Ooeeeoooh, ternyata ini kepanjangan dari: JAZZ sebagai Musik Idola vs gayus jangan jadi Idola!…. Hehehe…
Apa hubungannya musik JAZZ dengan gayus sang “whos who” negara ini? Okay, tentang hubungannya dengan JAZZ nanti nyambung sendiri.

Yang jelas, betapa mirisnya saya, Yuliansyah, sebagai sekretaris RT dibilangan Kampung Melayu Tebet, mendengar candaan anak2 muda di salah satu food court mall Taman Anggrek. Memang sih, becanda katanya. Yang membuat saya inconvenient ketika mereka menyebut2 bahwa gayus itu bisa jadi idola anak2 muda jaman sekarang! Masya Allah!
gayus, sengaja saya menyebut namanya dengan huruf kecil semua, alasannya Baca entri selengkapnya »

JK menemukan artikel ini setelah googling tentang musik JAZZ di cyberspace. Tampaknya tulisan ini merupakan salah satu tugas karya tulis mahasiswa Universitas Gunadarma di bidang ilmu sosial dasar pada tanggal 14 Januari 2010. Namanya Randy Yolenda Yudianto. Dapat dicheck pada http://community.gunadarma.ac.id/user/randyyudianto/blogs sebagai berikut:

Tugas ILmu Sosial Dasar (Menulis Bebas)
Posted On: 14/01/2010 17:55:23
Name : Randy Yolenda Yudianto, Class : 2 SA 01, NPM : 10608137

Oleh masih sangat minimnya perhatian masyarakat, terutama Indonesia, terhadap jenis musik ini, seperti halnya musik klasik, sebagian besar orang memang cenderung menganggap jenis musik ini terlalu berat, abstrak, dan sulit untuk dicerna. Disamping itu, jazz acap kali distereotipkan Baca entri selengkapnya »

Satu lagi, JK menemukan satu artikel di blog mahasiswi FKUI, Gadis namanya, di http://gadis7.wordpress.com, keterkaitan Barack Obama dengan JAZZ versi wawancara dengan Wynton Marsalis, trumpeter JAZZ terkemuka dari kalangan generasi muda AS.

Mumpung Gadis lagi pusing abis capek semalaman tugas masuk jaga malam di RSCM, pas co-ass di poli interna, jadi teringat kunjungan Barack Obama berapa hari yang lalu. Lagi googling tentang musik JAZZ, Gadis temuin suatu artikel di http://www.telegraph.co.uk yang ditulis oleh Martin Gayford. Judul aslinya sih “Wynton Marsalis: the Barack Obama of JAZZ.” Jadi hubungan antara sang trumpeter JAZZ legendaris muda Wynton Marsalis dengan Barack Obama, sang Presiden AS.
Kelihatannya sih, bisa juga buat sharing tentang musik JAZZ ke temen-temen Gadis yang sama-sama suka ama JAZZ di blog ini. Aku sadur menjadi terjemahan bebas versi Gadis dari link websitenya di http://www.telegraph.co.uk/culture/music/5016106/Wynton-Marsalis-the-Barack-Obama-of-jazz.html seperti ini:

wynton marsalis quartet_COURTESY telegraphDOTcoDOTuk

Peniup terompet dan komposer musik JAZZ muda Wynton Marsalis percaya Baca entri selengkapnya »

courtesy wwwDOTcartoonstockDOTcom

Lama engga nge-blog, sekalinya Jazz Kaltim menemukan salah satu blog dari orang Betawi dengan bahasa Betawi bercerita tentang JAZZ. Namanya Bang Naip, bisa dilihat juga pada http://naive7.wordpress.com sebagai berikut:

Seperti di cerite nyang judulnye sama di seri sebelonnye, Bang Naip sedari kecil penggemar berat musik JAZZ. Gara2 nye dicekokin ame abangnye doi kaset musik instrumen nye trio Dave Brubeck, Paul Desmond en Dizzy Gillespie. Trio jadul JAZZ berat! Lagu nyang paling sering diputer judulnye “Take Five.” Item lagu nyang sampe sekarang jadi lagu wajibnye musisi JAZZ ato biase disebut JAZZer. Sama kayak lagu “Take The A Train” nyang dulu suka dimainin Duke Ellington Orchestra en Benny Goodman Orchestra. JAZZ mania nye Bang Naip jadi keterusan ampe sekarang. Baca entri selengkapnya »

courtesy sewingnetworkDOTnet

Lama engga nge-blog, malah Jazz Kaltim (JK) menemukan seorang Jazzer dari Betawi (Jakarta – RED) menuliskan blog tentang JAZZ dalam bahasa Betawi. Namanya Bang Naip, ini seri ke 1 tulisan di blognya yang ada di http://naive7.wordpress.com sebagai berikut:

Bang Naip perasaan belon pernah cerite bahwa doi sebenernye gile banget ame kedoyanannye, entu tuh musik bergenre JAZZ. Udeh gitu, entah pegimane, kebetulan tetangganye doi di Kampung Melayu Besar, Tebet nyang juga temen nongkrong dari masa mudanye dulu maniak-maniak musik JAZZ. Soal kenape Bang Naip jadi doyan ame musik JAZZ ade historisnye nih.
Sewaktu Bang Naip masih kecil banget, Baca entri selengkapnya »

Dikesempatan yang baik, di hari baik, di hari-hari akhir bulan suci Ramadhan 2010 ini, mengucapkan:
Mohon Maaf Lahir & Batin.
Minal Aidin Wal Fa Izin.
Selamat Hari Raya Idhul Fitri 2010.
Semoga selanjutnya Indonesia semakin bangkit. Amiin.
Hidup Indonesia!
Hidup JAZZ Indonesia!

Seperti cerita di episode 1 dan 2 dengan judul yang sama, pernah Jazzkaltim ditanya oleh seseorang yang belum menyukai musik Jazz, “Apa sih definisi musik Jazz itu?” Nah, untuk menjawab pertanyaan itu, menyambut H-2 pagelaran akbar musik Jazz tahunan skala internasional di Jakarta, Java Jazz Festival 2010, 5-7 Maret 2010 di Jakarta International Expo Kemayoran, kali ini Jazzkaltim menyarikan dari Wikipedia. Merupakan terjemahan bebas dari Wikipedia-english: http://en.wikipedia.org/wiki/Jazz dengan “improvisasi”tambahan disana sini. Lanjutannya sebagai berikut:

Salah satu upaya pendekatan, untuk meminimalisir problem definisi tadi, adalah menentukan istilah “jazz” secara lebih luas. Berendt mendefinisikan Jazz sebagai “bentuk seni musik yang berasal dari Amerika Serikat sepanjang konfrontasi orang hitam Amerika dengan musik Eropa”. Ia berpendapat bahwa jazz berbeda dari musik Eropa, Baca entri selengkapnya »

H-3 Java Jazz Festival 2010. Lebih tepatnya lagi, 3 hari menjelang perhelatan akbar musik Jazz internasional di Indonesia. Java Jazz Festival pada 5-7 Maret 2010 di Jakarta International Expo Kemayoran.
Tanda-tanda alam pun seperti ikut menyambut datangnya pagelaran Java Jazz Festival ini. Hujan “badai” disertai sambaran petir menggelegar dan kilat cahaya halilintar menerangi bumi Jakarta sepanjang Sabtu, Minggu dan Senin 27-28 Februari, 1 Maret 2010 sore-sore kemarin.
Belum lagi angin puting beliung. Korban-korban angin ini antara lain pagar tembok perumahan Greenwood 2 Ciputat roboh, baliho besar iklan Makro di jalan Ciputat Raya roboh menghantam metromini dan mercedez benz.
Tetangga-tetangga kompleks rumah saya, mengalami atap genteng rumahnya beterbangan melayang bak meteorit luar angkasa.
Jadi, itulah Jakarta, Bung! Menjelang Java Jazz Festival 2010.
Sampai jumpa di JIEX Kemayoran di Jumat 5 Maret 2010. Jakarta bergoyang Jazz!

Agustus 2018
S S R K J S M
« Mar    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Blog Stats

  • 17.957 hits

Tulisan Terakhir

Flickr Photos

IRFAN7™

IRFAN7™
Copyright ©2006-2010 IRFAN7 Group.
Allrights Reserved.
Iklan